Belum terima upah, Bidan Puskesmas Momiwaren tetap semangat beri pelayanan

RANSIKI, Cahayapapua.com– Kepala Puskesmas Momiwaren Isak Morin memastikan 7 orang tenaga bidan yang berada dalam pengawasannya, tetap bersemangat dalam menjalankan tugas. Meski 7 orang ini belum menerima upah selama satu tahun.

Disampaikan, ketujuh bidan ini tidak lagi mendapatkan gaji sebagai bidan PTT karena sudah terangkat sebagai CPNS, namun karena SK-nya belum terbit maka gaji sebagai CPNS pun belum berjalan.

Untuk itu upah kerja yang saat ini bisa di berikan adalah biaya operasional puskesmas serta dana klaim BPJS.

“Tapi khusus untuk yang ada di Puskesmas Momiwaren sepanjang tahun 2017 ini masih tetap semangat, paling yang biasa di tanyakan ke saya ya SK mereka,” tambah Morin.

Sesuai data yang di himpun, pada tahun 2017 lalu melalui pengangkatan dari kementrian kesehatan sebanyak 22 orang bidan PTT Mansel yang dinyatakan lulus CPNS, dari 24 orang yang diajukan oleh Pemda Mansel ke Kementrian Aparatur Sipil Negara 2 di antaranya dinyatakan gugur karena faktor usia.

Bertepatan dengan pengangkatan dari kementrian kesehatan tersebut, upah yang sebelumnya mereka terima sebagai bidan PTT pun berhenti.

Morin mengaku 7 orang anggotanya ini selalu diberikan motivasi, diminta untuk bersabar dan tetap memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk segera memperjelas status mereka.

Morin berterimakasih karena apa yang di sampaikan tersebut dapat diindahkan dan sebagai buktinya mereka yang tetap melayani dengan baik.

“Yang saya sampaikan bahwa pemda tidak akan menutup mata, selagi kita bekerja baik, dan satu hal bahwa kesehatan masyarakat adalah upah yang besar buat kita sebagai petugas medis, itu adalah keberhasilan yang luar biasa,” tandasnya. |Soetanto

Leave a Reply

%d bloggers like this: