Luapan Air di Ruas Jalan Protokol di Kota Manokwari beberapa waktu lalu. Daerah ini merupakan 1 dari 5 daerah dengan tingkat resiko dan kerentanan banjir tertinggi di Papua Barat.

Bencana Longsor dan Banjir Ancam Papua Barat

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Derek Ampnir meminta seluruh pemerintah kabupaten kota mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir dan longsor menyusul intensitas hujan yang tinggi belakangan ini.

Berdasar hasil rapat koordinasi bersama BPBD tingkat kabupaten, sejumlah daerah yang memiliki ancaman yang tinggi diantaranya Manokwari, Teluk Wondama, Fak-fak, kota Sorong dan Kabupaten Sorong. 5 kabupaten ini memiliki tingkat kerawan lebih tinggi dibanding kabupaten lain di Papua Barat, terutama Manokwari dan Kabupaten Teluk Wondama.

“Kalau banjir, Wondama menduduki peringkat teratas yang memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi dibanding daerah lain, selanjutnya disusul Manokwari terutama didua kabupaten pemekaran, yakni Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak,” sebutnya.

Wondama memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir mengingat lokasi pemukiman warga yang lebih rendah dari sungai. Persoalannya, relokasi pemukiman sulit dilakukan karena warga sudah lama mendiami kawasan yang kemungkinan direndam banjir.

Upaya relokasi pemukiman warga, katanya, pernah diwacanakan terutama untuk warga di wilayah Wasior, ibukota Teluk Wondama dan sekitarnya. Tapi rencana itu dtentang warga.

“Menyikapi kondisi seperti ini, budaya yang harus dibangun bagi masyarakat Wondama adalah living Harmony, artinya masyarakat harus akrab dengan bencana yang ada dengan meningkatkan upaya-upaya antisipasi. Sehingga, jika sewaktu-waktu bencana datang mereka sudah siap,” katanya.|TOYIBAN

Tinggalkan Balasan