Ilustrasi

Bendahara kampung di Papua Barat perlu latihan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap seluruh bendahara kampung di daerah tersebut meningkatkan latihan pengelolaan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat Diah Dian Sesilia di Manokwari, Selasa, mengatakan, dana desa di daerah tersebut seluruhnya sudah berada di rekening umum daerah kabupaten/kota.

Sejumlah kabupaten melaporkan, katanya, pencairan dana desa tahap pertama tahun 2017 ke rekening kas Kampung di  belum bisa dilakukan.

“Sesuai laporan yang kami terima dari kabupaten, pencairan tersebut terkendala masalah laporan. Masih banyak kampung yang belum melaporkan penggunaan dana desa tahap tiga tahun 2016,” kata Diah.

Kabupaten yang belum dapat mencairkan dana tersebut antara lain Manokwari dan Manokwari Selatan. Daerah lain, pencairan berlangsung lancar.

Dia menjelaskan, dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat ke Papua Barat terus meningkat dari tahun 2015 hingga 2017.

“Di Papua Barat terdapat sebanyak 1.743 kampung yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Tahun 2015 kita menerima sekitar Rp.440 miliar, meningkat menjadi Rp.1,07 triliun pada tahun 2016 dan Rp.1,37 triliun pada tahun ini,”sebutnya.

Mulai tahun 2017, pencairan dana desa dilakukan dari kas umum daerah ke rekening kampung melalui Kantor Perbendaharaan dan Keuangan Negara. Hal itu dilakukan demi mempermudah penyusunan laporan.

“Jadi tidak melalui provinsi, tugas kami melakukan pendampingan program dari penyusunan RPJM (Rencana Program Jangka Menengah) kampung hingga pelaksanaan program tersebut. Penggunaanya pun dilakukan oleh masyarakat kampung,” ujarnya lagi. (ibn)  

Tinggalkan Balasan