Pegawai Kejari Manokwari menerima berkas tahap 1 Amrin Yusuf dan Sumarni kasu dugaan korupsi swasembada sapi tahun 2012 di Dinas Peternakan Papua Barat. Foto : CAHAYAPAPUA.com | Takdir

Berkas Dugaan Korupsi Swasembada Sapi Diserahkan ke Kejari Manokwari

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Berkas tahap 1 dugaan korupsi swasembada sapi Dinas Peternakan Papua Barat tahun 2012 terhadap Amrin Yusuf dan Sumarni, sudah dilimpahkan ke Kejari Manokwari baru-baru ini.

Kepala Seksi Tidak Pidana Khusus Kejari Manokwari Jhon Ilef mengatakan, berkas tersebut sudah diterima pihaknya dari penyidik Polres Manokwari. (Baca: Berkas Tahap I Dugaan Korupsi Sapi Disiapkan)

“Kami akan periksa berkas tersebut. Jika ada kekurangan akan kami kembalikan untuk dilengkapi,” kata Jhon Ilef, Jumat (5/12/2014). “Kami upayakan berkas cepat selesai dipelajari.”

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Manokwari Iptu Tommy H Pontororing mengatakan, jika nantinya berkas tersebut masih terdapat kekurangan, maka akan dilengkapi.

Amrin Yusuf adalah Ketua Himpunan Peternak Indonesia Wilayah Papua Barat, sementara Sumarni berperan sebagai Ketua Kelompok Peternak di Kampung Sumberboga, Distrik Masni. Keduanya kini berstatus tersangka dalam proyek tersebut yang totalnya di Papua Barat bernilai Rp. 50 miliar. Mereka sekarang ditahan di ruang sel Mapolres Manokwari.

Dalam kasus yang sama, Tommy H Pontororing mengatakan, berkas tersangka lainnya Ruben J Rumere, yang menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Peternakan Papua Barat, belum dikirim ke Kejari Manokwari.

“Kami utamakan dulu berkas yang tersangkanya sedang ditahan di sel Mapolres Manokwari, setelah berkas tersebut rampung (Ruben) baru penyidik serahkan ke kejaksaan,” ujar Tommy. (Baca: Kadis Peternakan Papua Barat Jadi Tersangka Sekaligus Saksi Kasus Sapi)

Sejak kasus ini bergulir, penyidik Polres Manokwari telah memeriksa sedikitnya 100 saksi. Pihaknya juga menjadwalkan memeriksa 15 kontraktor dalam proyek ini, namun baru 3 yang memenuhi panggilan. “Kontraktor lainnya tetap akan kami panggil untuk memberikan keterangan,” tegas Tommy.

Sejumlah barang bukti terkait kasus ini masing-masing 3 unit mobil dan 4 unit kendaraan roda dua telah disita Polres Manokwari di dua lokasi yakni, SP VII Distrik Masni dan Kampung Makassar. Seluruh barang bukti tersebut disita dari kediaman Amrin Yusuf dan Sumarni. (Baca: Digeledah, Tersangka Korupsi Sapi Sembunyi Kunci Mobil di Timbunan Pasir)

Polisi juga menyita 2 unit mobil, Honda Jazz bernopol L 1830 MY dan Toyota Avanza PB 1580 MA. Mobil ini disita di dua lokasi berbeda yakni di Wosi dan Sowi. Namun Polisi tak mau menyebut mobil ini disita di rumah siapa dan milik siapa. (Baca: Diduga Dibeli dari Dana Proyek Swasembada Sapi, 2 Mobil Ini Disita) |TAKDIR

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan