Ilustrasi Penganiayaan oleh Oknum Polisi

Berkas oknum polisi EM dan YU segera dikirim ke Kejaksaan

Bintuni, Cahayapapua.com– Dalam waktu beberapa hari kedepan, berkas perkara kasus dugaan pengeroyokan terhadap korban almarhum Ruben Fakdawer (25) dengan tersangka dua oknum anggota polisi berinisial Bripda EM dan Brigadir YU, akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manokwari. 

Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni AKP Jadi Permana, Senin (8/5), mengatakan, sampai saat ini penyidik sudah memeriksa lima orang saksi, termasuk tiga orang yang pernah ikut diamankan karena bersama-sama tersangka pada saat kejadian. “Pengembangannya untuk saksi sudah lengkap, sedang persiapan tahap-1, kemudian setelah tahap-1 kita tunggu informasi dari Kejaksaan,” ungkapnya.

Dikatakan, hasil dari keterangan saksi, korban dianiaya menggunakan tangan, kendati ada sebilah kayu yang digunakan oleh salah satu tersangka namun pada saat dilemparkan tidak mengenai korban. “Alat bukti yang sudah diamankan sementara pakaian dari korban, untuk barang bukti (BB) kayu menurut keterangan saksi, korban tidak terkena kayu,” katanya.

Permana mengatakan ada upaya penyelesaian secara adat, karena perwakilan dari keluarga tersangka sudah pernah datang melapor ke penyidik memberitahukan bahwa akan ada pertemuan dengan pihak keluarga korban.

“Kalau urusan adat nanti mereka yang urus, tapi proses hukum tetap berjalan, karena atensi dari pak Kapolres proses hukum tetap berjalan,” tegas Kasat.

Sebelumnya, Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Teluk Bintuni menetapkan dua oknum polisi berinisial Bripda EM dan Brigadir YU sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ruben yang tewas selang sembilan hari setelah kejadian di Kampung Masui, Distrik Bintuni, Jumat (14/4/2017), sekitar pukul 05.00 Wit.

Penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap empat orang saksi, yang menjelaskan bahwa kedua oknum polisi tersebut yang terlibat langsung melakukan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap korban.

“Awalnya keterangan dari masyarakat pelakunya ada lima orang, tapi setelah kita kroscek betul-betul dan mendapat keterangan saksi kunci, itu hanya dua orang yang melakukan pengeroyokan. Kita sudah tetapkan sebagai tersangka dan sudah kami periksa. Tersangka berinisial EM dan YU anggota polisi,” kata Kasat Reskrim Kamis (27/4). (art)

Tinggalkan Balasan