Wakil Bupati Teluk Wondama Paulus Indubri melepas jalan santai bersama memeriahkan Tahun Baru Islam di Teluk Wondama.

Berlangsung meriah, Tahun Baru Islam diharap jadi perekat kebersamaan umat beragama

WASIOR, Cahayapapua.com— Untuk kali pertama perayaan Tahun Baru Islam di Kabupaten Teluk Wondama dirayakan secara meriah. Beragam kegiatan digelar mulai dari lomba menghafal Alguran tingkat anak dan remaja, pertandingan olahraga hingga jalan santai bersama dan tabliq akbar.

Semua kegiatan itu melibatkan berbagai komponen umat Islam di Wondama dengan antusiasme tinggi. Perayaan 1 Muharam yang mengenang sejarah perjalanan Nabi Muhamad dari Mekah ke Madinah itu diharapkan bisa menjadi sarana untuk terus merajut dan merawat kebersamaan dan toleransi beragama di Wondama.

“Yang pokok bagi kita adalah dengan kegiatan ini ada kebersamaan. Ini menunjukkan di Wondama ada Bhineka Tunggal Ika di sini. Saya kira ini adalah hal yang baik  dan ini harus dipelihara,” kata Wakil Ketua I Remran Sinadia usai mengikuti perayaan Tahun Baru Islam di kompleks Taman Pengajian Alquran (TPA) di Manggurai, Kamis (21/9).

Tokoh muslim Wondama H.Arwin yang juga Wakil Ketua II DPRD dalam sambutannya juga menekankan pentingnya merawat kebersamaan antar semua elemen masyarakat di Wondama. Dia juga berharap perayaan 1 Muharam 1438H menjadi titik awal bagi umat muslim Wondama untuk memperkuat kebersamaan dan keharmonisan.

“Kita harapkan kebersamaan yang terlihat hari ini  terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan,” ujar Arwin selaku ketua panitia pelaksana.

Puncak perayaan Tahun Baru Islam ditandai dengan jalan santai bersama dengan rute dari Amayora, Miei menuju TPA Manggurai. Jalan santai bersama yang diikuti ratusan orang ini dilepas oleh Wakil Bupati Paulus Indubri.

Sehari sebelumnya dilakukan tabliq akbar dengan menghadirkan penceramah kondang KH.Syamsul Arifin Nababan dari Jakarta. Ikut didatangkan ustad Dr.Lybiadr Osama Muhamad bin Ali Bolibah dari Libya dan penceramah dari Manokwari Hj.Quraisiah A. Fader.

“Ini ada awal untuk kita ajak semua orang Wondama bangun kebersamaan. Kalau kita semua hidup bersatu, damai maka pasti kita akan jauh lebih maju,” ujar tokoh muslim Wondama lainnya Abidin Ohoimas. (brv)

 

Tinggalkan Balasan