Header website PT Padoma yang sudah tidak aktif. Foto: Ist

Bermasalah, DPR PB Rencana Aktifkan Kembali Padoma

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat mengapungkan wacana pengaktifan kembali BUMD Papua Barat PT Padoma yang telah dinyatakan tutup karena sejumlah petingginya terlibat kasus korupsi baru-baru ini.

Wakil Ketua Komisi B DPR Papua Barat Bob Tobias Ratuadan mengatakan, jika memungkinkan, Padoma dapat diaktifkan kembali pada akhir tahun 2015 atau bertepatan dengan pembahasan APBD Perubahan Papua Barat 2015.

“Padoma merupakan aset daerah yang akan mendatangkan pendapatan asli bagi daerah jika dikelola dengan baik,” kata Bob Retuadan beberapa waktu lalu. Rencana mengaktifkan kembali Padoma telah ia sampaikan dalam pertemuan komisi baru-baru ini.

Menurut Bob, Padoma dapat diaktifkan kembali dengan catatan perusahaan daerah tersebut memperbaiki mekanisme penjaringan pengelola perusahaan, yang menurutnya harus merupakan orang profesional yang benar-benar berpengalaman.

Mereka juga harus mengikuti vit and propert test yang dilakukan oleh DPR PB. “Profesional dalam artian harus orang sesuai dengan bidangnya,” imbuh Bob.

Setelah penentuan pengelola dilakukan, menurut Bob langkah yang harus diambil pemerintah ia memperhitungkan dengan baik jumlah anggaran yang akan disuntikkan kepada Padoma.

Bob menyatakan, pada tahun anggaran induk 2015, tidak ada anggaran yang dialokasikan kepada perusahaan plat merah ini.

Untuk itu, Bob berharap pemegang saham Padoma menggelar rapat membicarakan tentang persiapan Padoma kedepan. “Kami juga berharap ada dukungan gubernur,” ujarnya.

Bob berkeyakinan jika Padoma dikelola orang profesional maka akan menjadi perusahaan yang hebat, apalagi menurutnya potensi sumberdaya alam di Papua Barat cukup melimpah.

Disinggung soal pengelolaan pesawat yang dibeli pemerintah provinsi beberapa tahun lalu, Bob mengaku telah memberikan saran kepada ketua Komisi B agar secepatnya dibentuk Panitia kerja untuk menyelidiki pengelolaan pesawat yang kabarnya saat ini pesawat teronggok di kabupaten Wamena, Papua. |TOYIBAN

 

Tinggalkan Balasan