Bernard Sagrim (kanan). Foto: Suara Pembaruan

Bernard Sagrim Resmi Dicopot dari Jabatan Bupati Maybrat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Bernard Sagrim, resmi dicopot dari jabatannya sebagai bupati Kabupaten Maybrat sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri yang diteken 18 November 2014.

Bernard Sagrim divonis bersalah melakukan korupsi dana hibah 2009 sebesar Rp. 3,2 miliar di Maybrat oleh Pengadilan Tipikor Papua Barat, Senin (13/10/2014). Atas vonis itu ia wajib menjalani hukuman 1,3 tahun penjara.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Papua Barat Elisa Sroyer mengatakan, SK pemberhentian Bernard Sagrim bernomor 131.29-4645. SK itu dikeluarkan berdasarkan usulan pemberhentian yang diajukan pemerintah Papua Barat dengan nomor 131/1991/PGB/2014, tanggal 30 Oktober 2014.

“Maka Bernard Sagrim sudah resmi tidak lagi menjabat sebagai Bupati Maybrat,” kata Elisa Sroyer di hotel Swissbel Manokwari, Papua Barat, Selasa (25/11/2014).

Elisa Sroyer menambahkan, pemberhentian Bernard Sagrim juga memiliki kekuatan hukum tetap sesuai UU No 23 tahun 2004 dan Perppu No 1 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pemilihan Kepala Daerah.

“Saat ini kabupaten Maybrat sudah dipimpin sementara oleh Wakil Bupati Karel Murafer,” tambah Sroyer.

Keputusan pemberhentian itu lanjut Sroyer, juga menjadi dasar bagi Karel untuk menjalankan roda pemerintahan daerah itu.

Pasca vonis terhadap Bernard Sagrim, berkembang rumor kalau di daerah itu terjadi semacam dualisme pemerintahan.

“Gubernur meminta masyarakat menerima keputusan ini, dan wakil bupati diminta menjalankan roda pemerintahan dengan baik,” ujar Sroyer. |DINA RIANTI

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan