Bernard Sagrim (kanan) Foto: Suara Pembaruan

Bernard Sagrim Terima Vonis Pengadilan Tipikor

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Bernard Sagrim akhirnya menerima keputusan Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Papua Barat, yang menghukumnya 1,3 tahun penjara. Ia terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi dana hibah tahun 2009 sebesar Rp 3 miliar. Keputusan tersebut dijatuhkan hakim dalam sidang, Senin (13/10/2014) lalu.

Bernard Sagrim diberikan waktu selama 7 hari setelah putusan dibacakan, namun ia memilih tidak banding ke Pengadilan Tinggi Papua. Dalam putusan itu ia juga wajib membayar Rp 50 juta. Jika tidak dipenuhi, maka diganti kurungan penjara 1 bulan.

“Iya, terpidana tidak ajukan banding. Ia menerima putusan Pengadilan Tipikor Papua Barat,” kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sorong Renaldy Paliama ketika dihubungi, Senin (3/11/2014).

Menurut pengadilan, hal yang memberatkan hukumannya, karena ia tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal yang meringankan, karena terpidana mengakui perbuatannya. Ia juga telah mengembalikan kerugian negara, senilai Rp. 3,266.724.000 Miliar.

Ia juga dinilai berlaku sopan selama masa persidangan, mengabdi sebagai PNS di Papua dan Papua Barat, serta rela membantu kabupaten Maybrat menggunakan uang prbadinya agar pemerintahan kabupaten Maybrat berjalan lancar.

Bernard Sagrim didakwa dengan pasal korupsi dan pencucian uang. Dalam surat dakwaan ia didakwa telah memperkaya diri dan melakukan penyalahgunaan dana hibah tahun 2009 dari Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Sorong yang diperuntukan bagi Kabupaten Maybrat yang baru saja dimekarkan menjadi daerah otonomi baru (DOB). Sebelum divonis ia diancam hukuman 20 tahun penjara.

Dana Rp. 3 miliar tersebut merupakan bagian dari Rp. 15 miliar dana hibah yang diperuntukan untuk membantu persiapan infrastruktur, kelengkapan kelembagaan pemerintahan, pelantikan DPRD dan kesiapan Pemilukada di kabupaten tersebut. Namun Rp. 3 miliar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan dirinya yang pada saat itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Maybrat. |TAKDIR

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

 

Tinggalkan Balasan