Pecahan uang baru, yang baru diluncurkan tahun 2017.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Untuk penuhi ketersediaan uang layak edar di tengah – tengah masyarakat, Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat rutin melakukan kegiatan kas keliling di wilayah kerjanya. 

“Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan kas keliling dengan menukar uang lusuhnya. Tidak hanya kota Manokwari, kita juga buka kas keliling di Kabupaten Pegaf, Bintuni, Teminabuan , Fak – fak maupun Sorong bekerjasama dengan Bank Papua,” kata Deputi Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat  F. X Widarto, Senin (22/1) lalu.

Di Kabupaten Bintuni,  buka Widarto,  pihaknya dalam sebulan mengirim duit mencapai Rp 50 miliar. Mengenai penukaran uang logam, saran dia,  masyarakat sebaiknya mengumpulnya lalu ditukarkan kepada perbankan atau toko maupun supermarket yang membutuhkan pengembalian.

“Semua rupiah baik kertas maupun logam yang sah merupakan alat pembayaran yang dilindungi undang – undang, dan apabila ditolak bisa dipidanakan. Ini selalu kami sampaikan saat memberikan edukasi  dan sosialisasi mengenali uang yang asli dan palsu pada setiap kegiatan,” tukasnya. (mar) 

Leave a Reply