Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo, Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Aturur (tengah), dan Kepala Perwakilan BI Papua Barat Henri Tanor (kanan), memukul tifa sebagai tanda dibukanya Kantor Perwakilan BI di Manokwari, Papua Barat. | KOMPAS.com/BAMBANG JATMIKO

BI Berkomitmen Bangun Usaha Kecil di Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Bank Indonesia (BI) berkomitmen melakukan pendekatan pelayanan dari sisi kebijakan moneter dan pembangunan usaha kecil di wilayah Papua Barat.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Barat Henri N Tanor dalam pertemuan tahunan BI bersama jajaran perbankan dan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Selasa (13/1/2015) di Hotel Aston Niu Manokwari.

Pertemuan yang dihadiri Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan, Kepala BPKP Papua Barat sumitro dan Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari ini bertujuan menyampaikan tugas-tugas dari Bank Indonesia dalam mengawal kebijakan moneter, membangun usaha kecil, serta mengontrol peredaran uang di wilayah Indonesia.

“Kami tentu tidak mengambil porsi dari dinas terkait, namun kami membantu hal-hal yang harus disinergikan untuk membantu apa saja yang harus dilakukan pemerintah daerah, karena kami berkewajiban mengambil sisi teknis usaha kecil yang belum terjamah, untuk memberikan pandangan apa yang harus dilakukan pemerintah daerah,” kata Tanor yang diwawancara usai pertemuan.

Dikatakan, dalam hal membantu para pengusaha kecil, BI terus mengawal dan mengawasi kalangan perbankan di daerah, termasuk mendorong Lembaga Penjamin Pinjaman Masyarakat yang menjadi kewenangan daerah. Di mana di Papua Barat baru terbentuk dan diharapkan segera cepat dilaksanakan, sehingga bisa disinergikan.

Ditanya soal jumlah kredit KUR untuk usaha kecil, Tanor mengaku belum memiliki data yang lengkap soal penyaluran KUR dan sejumlah kendalanya. Saat ini masih sedang didata kembali, karena BI Papua Barat baru berdiri di Papua Barat.

Terkait perekonomian di Papua Barat BI menyebut sudah berhasil mendirikan Tim Pengendali Inflasi Daerah bersama dengan unsur pemerintah dan pelaku usaha di tingkat Papua Barat, Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.

Pertemuan perdana yang baru dilaksanakan setelah BI berdiri di Papua Barat ini setiap tahunnya akan dilaksanakan untuk mengevaluasi kebijakan perekonomia di Papua Barat. |DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan