Logo Bank Indonesia

BI dorong kerjasama perdagangan antar daerah

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Bank Indonesia akan mendorong kerjasama perdagangan antar daerah untuk menjaga stabilitas harga barang di Papua Barat.

Kepala Kantor  Perwakilan BI Papua Barat Agus Hartanto mengatakan, sebagian besar bahan pangan di wilayah Papua Barat didatangkan dari luar. Kerjasama akan didorong baik antara kabupaten/kota di Papua Barat maupun daerah lain di Indonesia.

“Kabupaten kota di Papua Barat belum bisa memenuhi kebutuhanya sendiri. Kalau kerjasama terjalin diharapkan pasokan barang akan lancar sehingga tidak berdampak terhadap kenaikan harga,” kata dia, Minggu (9/7).

Pasca hari raya Idul Fitri harga sejumlah bahan pokok di Manokwari masih cukup tinggi, meskipun sudah mengalami penurunan.

Terkait ini, Agus mengaku akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah terutama instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Pihaknya akan mencari tahu faktor penyebab atas tingginya harga barang di daerah tersebut.

“Mungkin karena pedagang sebagian besar belum kembali berjualan, mereka mudik sehingga barang di pasar terbatas. Mungkin juga ada faktor lain, kita akan cari tahu,” sebutnya.

Dia meninginkan kerjasama perdagangan terhubung baik antara daerah-daerah di Papua Barat maupun dengan daerah penghasil di wilayah Sulawesi, Jawa, atau pun daerah lain di Indonesia.

Selain kerjasama, BI saat ini terus mendorong beberapa daerah agar mandiri. Program klaster dilaksanakan di Manokwari, Manokwari Selatan dan Fakfak.

“Di Manokwari kita kembangkan klaster cabai, Manokwari Selatan cabai dan bawang merah. Untuk Fakfak kita coba dorong pengembangan buah pala,”pungkasnya. (Ibn)

Tinggalkan Balasan