Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan

Bimtek Dokumen Perencanaan, Bupati : Kegiatan Ini Harus Dilaksanakan Tiap Tahun

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– Guna meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terhadap Pegawai Negeri Sipil dibidang perencanaan tentang penyusunan dokumen perencanaan di setiap SKPD, baik perencanaan lima tahunan maupun perencanaan tahunan.

Bappeda Kabupaten Manokwari, Senin (9/5/2016) menggelar Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan (Renstra dan Renja) bagi PNS di Kabupaten Manokwari.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Manokwari tersebut, mengalami sedikit kejanggalan yang menyebabkan Bupati Kabupaten Manokwari kaget.

Pasalnya kegiatan yang dianggap merupakan kegiatan penting ini baru dilakukan lagi sejak 10 tahun yang lalu.

“Saya baru dapat informasi, bahwa 10 tahun baru kegiatan ini berlangsung lagi, sebenarnya kegiatan ini harus terus berjalan karena Bappeda merupakan tim anggaran yang bisa programkan ini setiap tahunnnya,” kata Bupati Demas Paulus Mandacan sebelum membuka kegiatan Bimtek tersebut.

Dikatakan bupati, kegiatan tersebut mempunyai peran penting dalam menyusun perencanaan anggaran yang nantinya berujung pada program kerja prioritas.

Selain itu, setiap waktu juga terdapat pembaharuan aturan-aturan tentang perencanaan, serta penganggarannya, sehingga program tersebut harus dilakukan tiap tahun, agar perencanaan dan penganggaran bisa berjalan dengan baik.

Sebelumnya Sekretaris Bappeda Kabupaten Manokwari, Tajudin mengatakan, kurang lebih 10 tahun Bimtek atau pelatihan penyusnan dokumen perencanaan tersebut tidak pernah lagi dilakukan, padahal disaat pemeriksaan, pemerintah dituntut untuk melampirkan perencanaan dan penganggarannya untuk dilampirkan.

“Karena dalam pemeriksaan yang ditanyakan adalah dokumen perencanaan,”ucapnya.

Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan penting, mengingat tanpa bimbingan dan pelatihan, pegawai akan mengalami kesulitan dalam menyusun dokumen perencanaannya.

“Seharusnya yang dianggarakan adalah yang direncanakan, sehingga perlu pelatihan ini. Dengan harapan ada perubahan yang lebih baik tentunya dari perencanaan,”tegasnya.

Kegiatan ini juga dilakukan sebagai forum komunikasi perencanan pembangunan jangka menengah dan tahunan dengan tujuan menciptakan aparatur sipil negara yang mempunyai kemampuan dan trampil dalam bidang perencanaan. (ACS)

Tinggalkan Balasan