Rapat yang di pimpim kepala Badan Lingkungan Hidup Manokwari dalam rangka persiapan lomba kebersihan.
Rapat yang di pimpim kepala Badan Lingkungan Hidup Manokwari dalam rangka persiapan lomba kebersihan.

BLH Manokwari Sosialisasi Lomba Kebersihan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari, Selasa (1/11/2016) menggelar pertemuan teknis bersama Kepala Distrik serta Lurah di Kota Manokwari.

Pertemuan tersebut untuk membahas lomba kebersihan dalam rangka pengurangan resiko bencana serta menyambut HUT Kabupaten Manokwari pada 8 November mendatang.

Dipastikan sebanyak 9 kelurahan yang tersebar di 3 distrik yakni Manokwari Selatan, Manokwari Barat serta Distrik Manokwari Timur akan memperebutkan Trophy Adipura Mini Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Manokwari.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari, Alberth Bandi, ST mengatakan, kelurahan yang ditunjuk, dimulai dari Kelurahan Andai hingga Kelurahan Pasir Putih.

“Jadi mulai tanggal 1 sampai nanti tanggal 5 waktu setiap kelurahan untuk membersihkan wilayahnya, karena tanggal 6 kita sudah mulai jalan untuk melakukan penilaian,” ujar Bandi.

Pria yang juga membawa Kabupaten Manokwari meraih dua Trophy Adipura itu menambahkan, terdapat beberapa kriteria yang wajib di penuhi setiapkelurahan, mengingat perlombaan ini akan melahirkan juara di tingkat kelurahan yang ada di Kota Injil ini yang akan dipersembahkan oleh Pemerintah Provinsi.

“Saya berharap bapak ibu lurah yang hadir saat ini bisa disampaikan kepada pemerintah di tingkat bawah seperti RT dan RW agar segala lingkungannya dipersiapkan, terkait dengan besaran hadiah kami belum tau karena dari Pemprov yang menyediakannya,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan dalam satu dua hari kedepan BLH juga akan mendata kembali batas wilayah disetiap kelurahan, agar dalam penilaian tim yang telah ditunjuk dapat mengetahui batas wilayah lingkungan yang dikerjakannya.

“Jadi teknisnya kami akan nilai pada tanggal 6 dan dilanjutkan tanggal 7 rapat penentuan dan tanggal 8 kita sudah tentukan juaranya,” tandas Bandi.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Edukasi BLH Manokwari, Makalion Ayatanoi juga menambahkan, secara teknis penilaian yang akan diterapkan pada perlombaan tersebut ada beberapa penilaian seperti ruang terbuka hijau, tempat pembuangan sampah sementara, hingga drainasse di setiap wilayah.

Ia juga menegaskan sistem penilaian tersebut juga akan melibatkan beberapa unsur LSM, komunitas sampah, media  dan beberapa pihak lainnya.

“Untuk lebih jelasnya kami masih akan rapat lagi, karena setiap wilayah letak geografisnya berbeda-beda, ini yang akan kami bahas nanti,”tegasnya. (ACS)

 

 

Tinggalkan Balasan