Kepala BMKG Manokwari, Denny Putray

BMKG : Akibat Lanina, Sepanjang 2016 Curah Hujan Manokwari Diatas Normal

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manokwari Denny Putiray, mengungkapkan, sepanjang tahun 2016 curah hujan di Manokwari, rata – rata diatas normal.

Dijelaskannya,bahwa curah hujan di wilayah Kabupaten Manokwari, cukup tinggi sejak Januari hingga September ditengarai akibat dampak dari fenomena alam Lanina.

“Sepanjang tahun 2016 curah hujan di Manokwari rata-rata diatas normal. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Januari dan Apri hingga saat ini,” kata Putiray, Jumat (14/10).

Putiray mengatakan, dampak lanina cukup terasa di Manokwari terutama berupa hujan yang berlangsung cukup tinggi sejak Januari hingga Oktober. dampak Lanina pun masih terjadi meskipun intensitas hujan sudah mulai berkurang.

dikemukakannya, bulan Oktober wilayah Manokwari sudah masuk musim penghujan. Curah hujan masih rendah dan sudah berkurang dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Pihaknya berharap dampak Lanina terus berkurang, sehingga saat masuk puncak musim hujan tidak ada hujan ekstrim yang berdampak pada bencana alam seperti banjir dan longsor.

“Hujan normal terjadi pada Maret, bulan Mei mulai turun dibawah normal. Pada Januari, Februari, April, Juni, Juli Agustus hingga Oktober ini rata-rata hujan diatas normal,” terangnya.

Menurut Putiray, dari prakiraan cuaca, memasuki musim hujan ini, curah hujan akan terus meningkat. Warga diminta waspada terutama yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Kata dia, warga pun diminta mewaspadai aktivitas angin, dan petir pada pancaroba ini.

“Pada musim hujan terutama pada musim pancaroba ini, awan Comolonimbus akan sering muncul. Awan ini bisa menimbulkan hujan lebat bisa memicu munculnya angin dan guntur,” ujarnya.

Untuk angin puting beliung ta,mbahnya, secara teori tidak bisa terjadi di Manokwari, karena daerah ini berada di wilayah katulistiwa. Meskipun demikian, sesuai riwayat kejadian, Manokwari pernah diterpa angin tersebut. Untuk  itu warga diminta terus waspada.(IBN)

Tinggalkan Balasan