Radar Cuaca BMKG

BMKG Belum Miliki Radar Cuaca

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Denny Putiray mengakui dukungan sarana dan prasarana untuk menjawab kebutuhan informasi terkait meteorologi penerbangan sudah mencapi 75 persen.

Meksi demikian, Stasiun BMKG Manokwari belum memiliki fasilitas berupa radar cuaca. Radar ini berfungsi untuk mendeteksi adanya perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba di wilayah Manokwari dan sekitaranya.

“Di Biak ada radar cuaca tapi jangkauannya hanya sampai di laut saja. Di Sorong juga memiliki radar tersebut namun terhalang gunung sehingga jangkauannya tidak sampai di Manokwari. Perlu juga ada di Manokwari,” kata Deny saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/3/2016)

Dikatakan, kebutuhan ini tengah diusulkan ke BMKG pusat dengan harapan bisa memaksimalkan kinerja BMKG stasiun Rendani. “Dukungan SDM sudah cukup, mencapai 20 orang,” akunya.

Menurutnya, Stasiun Rendani diarahkan pada bidang meteorologi yang dikhususkan untuk cuaca penerbangan. Kendati demikian, ujar Denny, informasi tentang geofisika, klimatologi maupun meteorologi kemaritiman tetap dilayani.

“Mau tidak mau, kami harus menjawab semua tantangan ini. Ketika pertanyaan tentang kemaritiman maupun informasi gempa kami harus menjawab,” katanya.

Denny menambahkan, saat ini juga tengah diupayakan peningkatakan status kantor BMKG Stasiun Rendani. Pasalnya, beban kerja stasiun kelas III ini sama dengan BMKG kelas I.

“Kita berada di ibu kota provinsi sehingga kelasnya bisa dinaikan. Kita sudah berusaha mengusulkan ke Kementerian PAN dan RB. Minimal statusnya dinaikan menjadi kelas II,” pungkasnya. |RASYID FATAHUDDIN

 

Tinggalkan Balasan