Logo BMKG

BMKG Catat 240 Titik Api di Papua dan Papua Barat

SORONG, CAHAYAPAPUA.com– Badan Meteorologi Konotologi dan Geofisika (BMKG) Jefman Sorong, mencatat kurang lebih ada 240 titik api, yang tersebar di seluruh Papua dan Papua Barat. Provinsi Papua Barat menyumbang titik api terbanyak, yaitu 19 titik api, yang terletak di Wilayah Kokas, Kabupaten Fakfak.

BMKG Jefman Sorong, terus melakukan pemantauan terhadap sebaran titik api, yang membakar lahan gambut di sejumlah daerah di Papua Barat. Daerah yang paling parah mengalami kebakaran, adalah di Kokas, Kabupaten Fakfak.

Meluasnya kabut asap yang melanda papua barat ini, merupakan akibat dari terbakarnya lahan gambut, yang berada di sejumlah daerah.

Diperkirakan jumlah titik api, masih terus bertambah akibat dari kemarau panjang dan belum turunnya hujan, hingga saat ini belum ada upaya serius dari pemerintah untuk memadamkan kobaran api.

Untuk mencegah meluasnya kobaran api, yang membakar lahan gambut di wilayah Papua Barat, warga dihimbau agar tidak membakar hutan atau lahan gambut yang berada di sekitar tempat tinggal warga.

Prakirawan BMKG Jeffman Sorong, Ida Ririanti mengatakan, berdasarkan pantauan BMKG, jumlah titik api terbanyak ada di Provinsi Papua Barat, dimana terdapat 19 titik api yang berada di wilayah Kokas, Kabupaten Fakfak.

Sedangkan Kota Sorong terkena dampak dari asap tersebut, lantaran arah angin wilayah barat daya yang membawa asap hingga ke Kota Sorong. “Jika terjadi hujan akan memperbaiki keadaan, jarak pandang 1500 maksimal tiga kilo meter,” tutur Ida kepada Kamis kemarin. |NASIR