logo-papua-barat

BPKAD Pesimis Serapan Anggaran 100 Persen Diakhir Tahun

MANOKWARI, cahayapapua.com—Kepala BPKAD Papua Barat Abia Ullu menyatakan serapan anggaran Pemerintah Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2015 tidak akan terserap 100 persen diakhir tahun.
Hal ini dikarenakan rendahnya daya serap SKPD akibat dililit regulasi baru yang menyebabkan mereka harus berhati-hati dalam mengelola anggaran.
“Diperkirakan sisa bulan di tahun 2015 ini untuk belanja modal di Pemprov, baru tahapan uang muka 10 persen, 30 persen, dan posisi sudah di bulan Agustus, otomatis akhir tahun mungkin tidak akan terserap semua,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/8/2015).
Dijelaskan, posisi anggaran pada bulan Juli daya serap APBD yakni 30 sampai 60 persen dari total APBD Rp 6 triliun. Itu adalah dana yang ditransfer ke kabupaten/kota, tidak termasuk SKPD.
Posisi APBD di pertengahan bulan Juli tahun 2015 secara nasional sebesar 24 persen, dan Papua Barat berada pada urutan ke-4 dalam penyerapan anggaran. Jika dilihat Provinsi PB masih terbilang agak baik jika dibandingkan dengan beberapa provinsi lainnya.
“Penyebabnya adalah regulasi proses pengurusan yang lebih banyak, sehingga SKPD takut untuk melaksanakannya. Bukan takut korupsi uangnya, namun takut pada proses administrasinya. Maka prosesnya pelan-pelan, sampai keterlambatannya itu terjadi,” katanya lagi.
Meskipun demikian kata Abia dengan kemungkinan anggaran tidak terserap semua, tidak akan mengganggu opini WTP, karena jika pekerjaan di lapangan tidak selesai maka pencairan anggaran juga tidak cair 100 persen.
|DINA RIANTI|EDITOR : BUSTAM