Ilustrasi Korupsi.

BPKAD Tingkatkan SDM Pengelola Keuangan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Untuk mempertahankan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam laporan pertanggungjawaban keuangan Pemprov Papua Barat, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua Barat melakukan kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Tenaga Pengelola Keuangan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Papua Barat, di salah satu hotel di Manokwari, Selasa (8/9/2015).

Dalam sambutannya, Kepala BPKAD Abia Ullu, mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menegakan disiplin pegawai, yakni soal komitmen dengan waktu. “Karena waktu adalah emas. Untuk itu bagi para peserta harus patuh terhadap waktu,” katanya.

Tahun 2013 pegawai negeri sipil di provinsi telah membangun komitmen bersama, baik pimpinan dan staf. Ini sebagai upaya untuk merubah wajah Papua Barat khususnya di keuangan.

“Atas kebersamaan dan kekompakan yang kita bangun bersama BPK Pusat, BPKP disitulah ada satu perubahan dan hasil kerja, yang telah membuktikan di mata publik bahwa ada perubahan pengelolaan keuangan di provinsi,” jelasnya.

Ullu sedikit menjelaskan tentang aset provinsi Papua yang diserahkan ke Papua Barat, setelah dibentuk TIM koalidasi. BPKP bertindak sebagai koreksi dana triliunan tersebut.

Dari hasil koreksi itulah pemeriksaan terkait oleh BPK Pusat, laporan terakhir menyatakan Papua Barat dinyatakan provinsi WTP dengan target waktu yang berkualitas.

Beberapa waktu lalu pihaknya juga melakukan pertemuan dengan BPK Pusat, secara nasional Papua Barat sendiri yang termasuk kategori.

Dari hasil inilah bukan saja hanya target waktu, tapi kualitas yang baik. “Itu merupakan hasil kerja dari masing – masing SKPD. Dan tahun 2015, sudah ada sistem akuntansi berbasis aktual. Sehingga kita harus tetap WTP. Kepada para peserta meski kita adalah provinsi pemekaran, tapi kita bukan pegawai pemekaran,” jelasnya.

Pada akhir sambutannya Ullu menyampaikan akan ada reward bagi peserta pengelola keuangan di setiap SKPD. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerjasama yang baik.

Kegiatan ini diikuti 90-an peserta dari masing – masing SKPD se- Provinsi Papua Barat dan akan berlangsung tiga hari. “Saya berharap kepada peserta setelah mengikuti kegiatan ini, dapat mengatur keuangan dengan baik dan benar,” tambah Ketua Panitia, Dirsia Natalia. |DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan