Ilustrasi. Foto: Ist

BPOM Telisik Bahan Pengawetan Tempe di Prafi

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com  Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Papua Barat akan memeriksa lokasi pembuatan tempe di Prafi, Manokwari. Hal ini didasarkan atas laporan masyarakat yang menyebut bahwa tempe tersebut bisa bertahan selama dua minggu.

Staf BPOM Papua Barat, Lukas Doso Nugroho mengatakan, pengecekan itu dimaksud untuk mengetahui kandungan tempe itu. “Apakah pengawet yang dipakai aman atau berbahaya, karena ada pengawet yang tergolong aman dana ada pengawet yang tidak diperbolehkan penggunaannya,” kata Lukas Doso kepada CAHAYAPAPUA.com, Kamis 23 Oktober 2014.

Lukas menambahkan, dengan langkah tersebut BPOM akan memberikan peringatan dan pembinaan kepada pemilik usaha itu jika terbukti melanggar.  Kalau tidak ditanggapi, BPOM akan memproses masalah ini secara hukum. |ADITH SETYAWAN

Editor: Patrix Barumbun Tandirerung

 

Tinggalkan Balasan