Beras Bulog. Ilustrasi

Bulog: Stok Beras di Manokwari untuk 1,5 Bulan Kedepan Aman

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Perum Bulog Kantor Sub Divisi Regional Manokwari memastikan stok beras Bulog sampai akhir tahun 2015 masih berada pada posisi aman. “Saat ini stok beras yang tersedia sebanyak 1300 ton. Jumlah ini dipastikan dapat mencukupi kebutuhan beras selama 1,5 bulan kedepan,” kata Kepala Perum Bulog Kantor Sub Divisi Regional Manokwari, Suparmo.

Untuk mencukupi kebutuhan stok beras sampai bulan Desember mendatang, saat ini Perum Bulog Manokwari tengah mengupayakan pengadaan 2000 ton lebih beras dari Bulog Jayapura yang pekan ini akan tiba di Manokwari.

Bulog juga akan menambah stok dari dari provinsi Jawa Timur, yang merupakan beras impor dari Vietnam. Panen dari Dataran Prafi dan Oransbari pada tahun ini yang ditargetkan mencapai 800 ton juga diharap dapat membantu menambah stok beras Bulog Manokwari.

Ia belum bisa memastikan apakah suplai beras dari Jayapura, Jawa Timur, termasuk dataran Prafi dan Oransbari dapat mencukupi kebutuhan Manokwari untuk beberapa bulan kedepan.

Meski begitu Suparmo mengatakan stok beras non bulog yang dijual di pasaran, masih aman. Ia memastikan ketersediaan itu tidak membuat Manokwari kekurangan beras.

Penurunan stok beras milik Perum Bulog Manokwari sebagian besar dipengaruhi dampak Elnino yang membuat jutaan hektar sawah milik masyarakat gagal panen. Salah satu kabupaten yang terdampak adalah Merauke.

Merauke merupakan selah satu penyumbang terbesar stok beras yang berasal dari persawahan milik rakyat dengan target panen sebanyak 29.000 ton beras, namun kemampuan produksi hingga bulan Oktober baru mencapai 15.000 ton.

Secara nasional bulog menargetkan stok beras bisa mencapai 4 juta ton, namun baru mencapai 1,5 juta ton pada pertengahan September 2015 ini. Menurunnya stok nasional disebabkan El Nino yang panjang sehingga menyebabkan banyak daerah gagal panen. |RIZALDY