Ilustrasi

Buntut Blokade Asrama, Mahasiswa Desak Bupati Fakfak ke Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Mahasiswa asal kabupaten Fakfak yang sedang menimba ilmu di sejumlah perguruan tingga di Manokwari meminta Bupati Fakfak Mohamad Uswanas turun secara langsung menyelesaikan persoalan asrama mereka yang saat ini sedang diblokade.

Mereka mengancam akan meninggalkan studi mereka dan berangkat kembali ke kampung kampung halaman mereka apabila bupati tidak segera datang ke Manokwari untuk menyelesaikan persoalan tanah dimana asrama mereka di bangun.

“Kami mau bupati yang datang langsung, karena selama ini sudah sekian banyak tim yang dikirim oleh pemda ternyata tidak mampu menyelesaikan persoalan tanah dimana asrama kami di bangun,” desak Wakil Ketua II Ikatan Mahasiswa Fakfak (IKMAFAK) Manokwari Patris Heremba, Selasa (29/9). “Kami minta bupati membuktikan visi dan misinya yang akan mendorong pembangunan yang salah satunya adalah pembangunan sumberdaya manusia.”

Sekretaris I IKMAFAK Manokwari Rusman Kelkusa menambahkan, para mahasiswa sudah bersepakat untuk berangkat ke kabupaten Fakfak bertemu bupati, dalam rapat bersama kemarin siang.

“Kalau bupati yang langsung datang untuk menyelesaikan kami bisa bertahan di Manokwari untuk menunggu proses tapi kalau bupati hanya mengirim tim kami akan tetap berangkat ke Fakfak,” terang Rusman.

Pengurus IKMAFAK mengatakan, sebagian besar mahasiswa saat ini sedang mogok kuliah karena persoalan tanah asrama mereka tak kunjung beres, padahal pemda Fakfak menyatakan telah mengurus penyelesaian masalah tersebut sejak 2009.

Mahasiswa Fakfak yang berjumlah kurang lebih 80 jiwa saat ini bertahan di mes Pemda Fakfak yang menurut mereka juga ikut dipalang oleh pihak lain. Mes tersebut masih bisa ditempati karena mahasiswa berhasil mencapai negosiasi dengan pemilik lahan.

“Asrama dan mes pemda dipalang oleh orang yang berbeda, tapi sebenarnya masih ada hubungan keluarga, karena tanah asrama dengan tanah mes pemda Fakfak diurus oleh orang yang sama di tahun yang sama, kemungkinan pengadaannya satu paket,” terang Patris.

Asrama mahasiswa Fakfak yang terletak di Anggori, Amban, diblokade pemilik ulayat sejak Selasa lalu. Blokade dilakukan sekitar pukul 08.00 pagi saat mahasiswa sedang bersiap menuju kampus. |SOETANTO