Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan bersama Wakil Bupati Edi Budoyo saat meninjau para pedagang di Pasar Wosi dan Pasar Sanggeng beberapa hari yang lalu.

Bupati Akui Pasar yang Ada Belum Layak untuk Pedagang

MANOKWARI, Cahayapapua.com– Dalam aksi bersih-bersih atau kerja bhakti massal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Manokwari, Jumat (26/2/2016), Bupati dan Wakil Bupati Manokwari juga melakukan aksi blusukan ke dua pasar tradisional di Kabupaten Manokwari.

Dalam aksi tersebut, antusias masyarakat dalam menyambut orang nomor satu dan dua di Kabupaten Manokwari cukup tinggi. Selain berjabat tangan serta mengucapkan selamat atas terpilih untuk memimpin Kabupaten Manokwari, masyarakat juga berkesempatan menyampaikan aspirasinya serta keluh kesahnya dalam menggunakan fasilitas pemerintah.

Sesuai pantuan koran ini, hal tersebut terjadi dikala Bupati dan Wakil Bupati bertemu langsung dengan para pedagang pasar di dua tempat berbeda yakni Pasar Sanggeng dan Pasar Wosi yang merupakan pusat perekonomian di Kabupaten Manokwari.

“Ada banyak masukan yang disampaikan oleh para pedagang, seperti pembenahan pasar, serta tempat-tempat di pasar ini masih banyak kekurangan,”kata Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, siang kemarin.

Bupati juga mengatakan, semua aspirasi serta keluh kesah yang disampaikan oleh para masyarakat yang mayoritasnya merupakan pedagang ini, akan ditampung dan dikaji kembali kedepannya, mengingat hal-hal yang disampaikan tersebut butuh evaluasi secara serius agar dapat menyentuh langsung kepada masyarakat.

Dikatakan bupati, pasar merupakan salah satu tempat yang cukup vital dan penting bagi pemerintah daerah, karena pasar merupakan salah satu lokasi yang dapat meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Manokwari.

“Memang tadi kami lihat tempat ini (pasar) kurang layak untuk pedagang baik di Sanggeng dan di Wosi, sehingga kedepan kami akan lakukan perubahan-perubahan sedikit demi sedikit, mudah-mudah lima tahun kedepan ada perubahan di pasar,”jelasnya.

Dijelaskan, dari hasil blusukan yang dilakukan, perlu ada pembangunan-pembangunan untuk para pedagang, mengingat masih banyak pedagang yang berjualan diemperan jalan yang penuh dengan lumpur.

Selain itu, jika pasar yang merupakan roda perekonomian masyarakat ini ditata dengan baik dan bersih maka, dipastikan akan banyak pengunjung yang datang ke pasar-pasar tradisional. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM

 

Tinggalkan Balasan