Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan
Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan

Bupati Belum Terima Laporan Penghentian Pembangunan Huntara

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengaku belum menerima laporan terkait pemberhentian sementara pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, baru-baru ini.

Bupati menegaskan, jika terdapat permasalahan dalam pembangunan tersebut, sebaiknya pihak terkait segera berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari.

“Saya hanya minta agar segera dikerjakan, terkait dengan siapa yang mengerjakannya saya juga tidak tau,” ujar bupati, kemarin.

Pasalnya, menurut dia, penyediaan Huntara merupakan tujuan mulia yang diberikan pemerintah kepada para korban kebakaran kompleks Borobudur yang terjadi pada bulan Juni lalu.

“Karena mereka (korban, red) harus dipindahkan, pada saat pertemuan mereka banyak mengeluh, mereka minta kalau boleh Huntara itu segera di bangun dan dibagikan agar mereka bisa ditempati,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, kebutuhan akan Huntara tersebut terus meningkat, awalnya hanya 45 Kepala Keluarga (KK) yang menyetujuhi untuk di relokasi ke Huntara Susweni, namun kini jumlah tersebut meningkat menjadi 90 KK.

“Huntara inikan hanya sementara, sambil kami berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi untuk menyiapkan Hunian Tetap bagi mereka,”jelasnya.

Sedangkan lokasi Huntara tersebut kedepan akan dibangun lebih baik lagi dari yang ada saat ini, sehingga jika ada warga perlu di relokasi, maka Huntap itu akan menjadi alternatif pemerintah dalam menyiapkan kebutuhan rumah.

“Jadi tempat itu akan kami bebaskan jadi tidak menjadi milik hak ulayat,”tukasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan