Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan Menghadiri Musrembang Distrik Tanah Rubuh Kamis Kemarin.

Bupati Buka Musrembang Pertama di Tanah Rubuh

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-– Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, Kamis (25/2/2016) secara resmi membuka Musrembang tingkat Distrik Tanah Rubuh.

Sebelum membuka Musrembang, bupati dalam sambutan mengatakan, Musrembang tingkat Distrik Tanah Rubuh ini merupakan Musrembang pertama yang diikutinya sejak dirinya dilantik sebagai Bupati Kabupaten Manokwari untuk periode 2016-2021.

Untuk itu, dirinya berjanji proses perencanaan pembangunan di jenjang-jenjang berikutnya akan terus dikawal, sehingga apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat dapat di implementasikan dalam bentuk program dan kegiatan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan dan menyentuh masyarakat.

Dikatakan, sebelum masuk dalam Musrembang tingkat distrik ini diharapkan terlebih dilakukan Musrembang tingkat kampung, mengingat hal tersebut merupakan agenda penting dalam pembangunan suatu daerah yang dimulai dari kampung.

“Sehingga permasalahan dan aspirasi yang berkembang dapat disesuai dengan kebijakan daerah,” ucapnya.

Bupati juga berpesan tiga hal yang perlu diperhatikan, pertama kepada pimpinan SKPD, kepala distrik, lurah, serta kepala kampung untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggaran pembangunan secara efisien, efektif, transparan serta akuntabel, sehingga pembangunan mencapai sasaran dan Kabupaten Manokwari dapat keluar dari disclaimer.

Kedua, kepada anggota DPRD, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, adat diharapkan sebagai mitra strategis pemerintah dapat memberikan dukungan, masukan dan pengawalan terhadap jalannya roda pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat.

Dan ketiga, kepada segenap aparatur Pemerintah Kabupaten Manokwari, untuk dapat bersatu dengan mengesampingkan perbedaan yang sebelumnya ada, guna optimalisasi kinerja dalam mengemban amanat untuk selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Kepala Distrik Tanah Rubuh, M.Situmorang mengatakan, Distrik Tanah Rubuh memiliki luasan 481,19 KM2, terdiri dari 24 kampung, dengan jumlah penduduk sebanyak 4.247 jiwa. Melalui Musrembang ini diharapkan dapat melahirkan program yang nantinya dapat berjalan dan menyentuh masyarakat.

Mengingat Musrembang merupakan kegiatan yang menampung, menyaring aspirasi masyarakat pada setiap kampung dan sebagai bahan pembahasan nantinya di Musrembang tingkat kabupaten. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM

 

Tinggalkan Balasan