Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan.

Bupati Demas Klaim Mampu Atasi Devisit Anggaran Manokwari

MANOKWARI CAHAYAPAPUA.com- Pemerintahan Kabupaten Manokwari ditahun anggaran 2015 lalu mengalami devisit anggaran yang cukup besar, kurang lebih mencapai 159 miliar rupiah.

Devisit ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan baru yang dipimpin Bupati Kabupaten Manokwari Demas Paulus Mandacan serta wakilnya Edi Budoyo pada periode 2016-2021.

Menanggapi permasalahan ini, Demas Paulus Mandacan kepada wartawan mengatakan, telah merumuskan langkah dan strategi khusus untuk menghapus devisit yang terjadi selama ini di Pemerintahan Kabupaten Manokwari.

Demas mengatakan permasalahan keuangan yang muncul tiap tahun ini telah dipelajari dengan baik oleh dirinya, sehingga ia memastikan dalam kepemimpinannya dapat diminimalisir serta mengklaim mampu menghilangkan devisit tersebut.

“Saya belum lihat APBD-nya, tapi saya punya langkah khusus terkait dengan permasalahan devisit ini dan saya tidak mau APBD-nya mengalami devisit,” tegas Demas usai dilantik kemarin.

“Saya berharap bahwa nanti tidak ada devisif dan disclaimer lagi, karena saya punya cara untuk mengatasi hal ini,” ujar Demas. Demas sedikit membocorkan salah cara menekan devisit yakni yakni dengan mengubah pembiayaan pada pos APBD.

Ketika ditanya apakah dalam kepemimpinannya juga akan meminjam anggaran, Demas mengatakan hal tersebut bisa saja dilakukan asal yang dikerjakan merupakan pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya Kepala Bappeda Manokwari, Johan Warijo membenarkan devisit anggaran Pemda Manokwari pada tahun 2015 yang mencapai Rp. 159 miliar.

Devisit ini meningkat dibanding tahun sebelumnya akibat utang Pemda di Bank Papua termasuk pos dana terutang, dan alokasi dana kampung.

Warijo mengatakan, akibat devisit tersebut, setiap SKPD harus memangkas anggarannya di beberapa kegiatan yang dianggap kurang prioritas. |ADITH SETYAWAN