Sosialisasi polmas di Distrik Manokwari Barat yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari, Senin (7/3/2016).

Bupati Demas Siapkan Anggaran Keamanan Manokwari di APBD 2017

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Bupati Kabupaten Manokwari Demas Paulus Mandacan menyatakan akan menyediakan anggaran keamanan untuk keperluan pengamanan Manokwari pada tahun anggaran 2017.

Demas menyampaikan hal ini ketika hadir bersama Wakil Bupati Manokwari Edy Budoyo dalam sosialiasi pendirian pilar Polisi Masyarakat (Polmas) Distrik Manokwari Barat di kantor distrik Manokwari Barat, Senin (7/3/2016).

“Ini merupakan visi kami kedepan, namun untuk tahun 2016 ini kami belum bisa menyiapkan anggaran tersebut,” ucap bupati dalam sosialisasi tersebut, yang dihadiri Kapolres Manokwari Jhonny Edizzon Isir, Kadistrik Manokwari Barat Sem A Rumfabe dan sejumlah tokoh masyarakat.

Bupati mengatakan rencana penganggaran tersebut akan dibahas dalam pertemuan yang akan mengundang kepolisian, TNI dan tokoh masyarakat dalam waktu dekat.

Polmas merupakan upaya bersama antara Polri dan masyarakat untuk saling berbagi informasi, mengindentifikasi dan menyelesaikan permasalahan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Sosialiasi kali ini menyasar Distrik Manokwari Barat karena empat dari 6 kelurahan di wilayah itu diketahui merupakan daerah dengan angka kriminalitas tertinggi di Manokwari. Kelurahan dimaksud adalah kelurahan Sanggeng, Wosi, Manokwari Barat dan Amban.

Menurut Jhonny Isir, tahun 2015, angka kriminalitas tertinggi di Distrik Manokwari Barat berada di kelurahan Sanggeng dengan jumlah laporan 163, menyusul Wosi 149 kasus, Manokwari Barat 127 dan Amban 103. “(Untuk itu) Pilar Polmas (diperlukan) yang merupakan strategi moderen dalam mewujudkan kenyamanan di lingkungan dan tempat tinggal masyarakat,” kata

Distrik Manokwari Barat juga menandatangani Surat Kesepakatan Bersama (SKB) dengan Polri sekaligus menetapkan Polmas Manokwari Barat sebagai tipe A yang artinya diupayakan terlibat dalam pendayaagunaan pranata sosial termasuk dititipkannya peran Polri dalam urusan pranata adat.

Kepala Distrik Manokwari Barat, Sem A Rumfabe berharap sosialiasi Polmas tersebut dapat diteruskan ketingkat RT maupun RW di tiap lingkungan sehingga dapat menekan sedini mungkin angka kriminalitas.

Kadistrik juga berharap Polmas terlibat dalam pemberantasan peredaran minuman keras, apalagi menurutnya pada kelurahan yang diidentifikasi dengan angka kriminalitas tinggi bertumbuh peredaran minuman keras berbanding lurus. “Untuk itu peran Polmas ditingkat distrik sangat penting menciptakan Kabupaten Manokwari yang aman,” ucapnya. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan