Bupati Manokwari saat menghadiri Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Manokwari dilaksanakan di halaman Masjid Baitul Hikmah Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Senin kemarin.

Bupati Harapkan Jamaah Haji Pemda Diprioritaskan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Setelah di tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Manokwari mengalokasikan dana umroh untuk 6 orang, di tahun 2017 ini kembali dialokasikan dana untuk haji dan umroh masing-masing 18 orang.

Meski terkendala aturan, Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan meminta kementrian agama dapat memberikan prioritas bagi jamaah haji yang dibiayai pemda.

Hal ini dikatakan bupati pada perayaan Isra’ Mi’raj PHBI Kabupaten Manokwari, Senin (1/5/2017). “Alokasikan dana untuk umroh, dan haji 18 orang masing-masing. Kalau berhasil saya berjanji akan menambah quota pada tahun depan,” ujarnya.

Dikatakan juga, akan ada tim yang memastikan jumlah yang ada dan juga identitas yang sesuai yakni harus masyarakat Manokwari. Bupati juga minta agar jamaah haji yang dibiayai pemda dapat diprioritaskan keberangkatannya.

“Mohon saya minta agar dapat ditindak lanjuti, jamaah haji yang dibiayai Pemda Manokwari. Karena tidak mungkin akan dianggarkan saat ini namun berangkatnya beberapa tahun kemudian,” ungkap bupati.

Pemberangkatan haji yang dibiayai APBD memang menjadi polemik, karena disamakan dengan jamaah haji umum. Padahal jika laporan dana APBD harus tetap diberikan disetiap akhir tahun.

“Jika tidak diberangkatkan oleh kementrian agama, Semangat saya akan patah jika sudah dianggarkan, tapi jemaah haji tidak bisa diberangkatkan dalam tahun yang sama,” pungkas bupati. (ACS)

Tinggalkan Balasan