Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan (kedua dari kiri) turun tangan membesihkan pasar Wosi sebagai gerakan moral mendorong Manokwari sebagai daerah nol sampah. beberapa waktu lalu. (Doc. Cahayapapua)

Bupati imbau warga dan aparat pemerintah jaga kebersihan Kota Manokwari

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Kabupaten Manokwari, Senin (2/10), mengelar upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila tahun 2017 di halaman Kantor Bupati Manokwari yang dipimpin Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan.

Bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila Demas mengimbau seluruh elemen masyarakat yang ada di Manokwari untuk menjaga nilai-nilai Pancasila agar keutuhan NKRI tetap terawat.

“Mari bersama menjaga kota ini agar tetap dalam kondisi aman dan nyaman sehingga kita semua bisa melaksakan tugas dan tanggungjawab dengan baik,” ucap Demas kepada media usai memimpin upacara.

Selain itu pada upacara tersebut dibacakan intruksi Bupati Manokwari nomor 199.5/ 973/lX/2017 tentang partisipasi masyarakat mewujudkan Manokwari yang bersih , indah, sejahtera dan aman (bisa) dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Kota Manokwari yang ke 119 pada tanggal 8 November 2017 yang selanjutnya akan dibagikan ke semua dinas untuk ditindaklanjuti.

Surat instruksi tersebut ditujukan kepada semua instansi pemerintah, TNI/Polri, universitas, sekolah, dan semua masyarakat yang berdomisili di kota Manokwari. Dalam intruksi tersebut beberepa poin penting diantaranya mengenai pembersihan halaman, ruas jalan, selokan di lingkungan kantor termasuk tempat ibadah mulai 3 Oktokber sampai dengan 7 November 2017.

Pelaksanaan kerja bakti gerakan jumat bersih di Pasar Wosi dan Sanggeng pada tanggal 13 dan 27 Oktober 2017, serta pemasangan umbul-umbul , asesoris lainnya untuk memperindah  kantor, tempat ibadah atau tempat usaha  dan tempat tinggal masing- masing mulai tanggal 1 – 15 November 2017.

Adapun sampah hasil pembersihan lingkungan/kerja bakti  dimasukkan dalam karung dan ditempatkan di pinggir jalan selanjutnya akan dia angkut oleh truk pengangkut sampah  ke  TPA sampah.

Sementara itu untuk hotel, toko, kios, restaurant,  rumah makan dan pedagang kaki lima diwajibkam menyediakan tempat sampah  dan tanaman hias sebanyak 2 buah lengkap dengan potnya  dan diletakkan   didepan tempat usaha.

Untuk kendaraan dinas /angkutan umum /pribadi diwajibkan menyediakan tempat sampah di dalam kendaraannya untuk tempat membuang sampah, dan kepada masyarakat pejalan kaki diharapkan tidak membuang sampah dalam bentuk apapun , memakan pinang dan membuang ludah pinang di sembarang tempat tetapi masukkan ke kantong  plastik dan buang pada tempat sampah. (CR-70)

Tinggalkan Balasan