Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi.

Bupati Ingin Pesawat Berbadan Besar Segera Mendarat di Wondama

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Bupati Teluk Wondama Bernadus Alkhatib Imburi ingin pesawat berbadan besar bisa segera mendarat di daerah tersebut.

Ditemui di Manokwari, Rabu (3/8), Bupati mengatakan, masyarakat telah menyiapkan lahan sepanjang 5.000 meter dengan lebar 300 hingga 400 meter untuk membangun bandar udara baru di daerah ini.

Dia menyebutkan, koordinasi dengan masyarakat pemilik hak ulayat sudah selesai. Lahan baru tersebut berada di bagian utara Teluk Wondama.

“Beberapa waktu lalu kami sudah datang ke Kementerian Perhubungan, saya berharap kementerian segera turun melakukan lahan tersebut. Jika layak, kami berharap pembangunan segera dilakukan,” katanya.

Dia menjelaskan, Bandara Margono yang berada di Distrik Wasior, sudah tidak dapat dikembangkan karena berada di kawasan padat dan kurang strategis. Pemindahan lokasi Bandara sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informatika Provinsi Papua Barat Bambang Heriawan Soesanto mengatakan, pada Musrenbang Nasional beberapa bulan lalu kepala Dishub Teluk Wondama sudah menyerahkan berita acara pelepasan tanah masyarakat adat kepada Kementerian Perhubungan di Jakarta.

Menurutnya, pembebasan secara adat sudah dilakukan oleh masyarakat. Setelah Kementerian menyetujui lokasi tersebut, pihaknya akan mendorong agar sertifikat tanah segera dibuat atas nama Kementerian Perhubungan.

Menurutnya, warga Teluk Wondama sangat berharap pemerintah pusat segera membangun bandara baru di lokasi tersebut. Pihaknya pun berharap tahun ini sudah ada prastudi kelayakan atas lahan tersebut. Sehingga pada tahun 2017, rencana induk bandara sudah dibuat dan pembangunan bisa dilaksanakan.

“Sangat luas, di lokasi itu bisa dibangun landasan pacu sepanjang 3.000 meter. Lahan siap, kementerian bisa segera melakukan survei lokasi. Kami pemerintah daerah siap memfasilitasi,” katanya lagi.

Dia menambahkan, pembangunan bandara baru Teluk Wondama sudah menjadi program kementerian. Saat berkunjung ke Teluk Wondama April lalu, Presiden Joko Widodo pun sudah memerintahkan Menteri Perhubungan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari lahan baru.

“Presiden sudah menyaksikan sendiri bahwa Bandara Teluk Wondama yang saat ini berada di wilayah Distrik Wasior sudah tidak bisa dikembangkan. Selain kurang strategis lokasi sekitar bandara sudah sangat sempit karena dikelilingi permukiman warga,” katanya. (IBN)

Tinggalkan Balasan