Bupati Bernadus Imburi mendengarkan perkenalan dari para calon Bintara TNI AD di markas Koramil Wasior, 3 Agustus 2017.

Bupati : Jangan suka mabuk dan banyak berdoa

WASIOR, Cahayapapua.com— Sebanyak 29 pemuda lulusan SLTA di Kabupaten Teluk Wondama dipersiapkan untuk mengikuti seleksi menjadi Bintara TNI AD. Mereka akan bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota se Papua Barat untuk bisa menjadi prajurit TNI AD.

Tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung pada 5 September mendatang di markas Kodam XVIII Kasuari di Manokwari

“Yang mendaftar banyak tapi yang bertahan tinggal 29 orang ini. Kita sudah siapkan mereka sejak 7 Juli berupa fisik dan persiapan administrasi, “ kata Komandan Koramil Wasior Mayor Inf Andre Risnawan pada acara pembekalan di aula Koramil Wasior, Kamis (3/8).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bernadus Imburi serta orang tua para calon Bintara.  Berkaca dari pengalaman sebelumnya, menurut Danramil, hal yang sering membuat peserta gagal lolos adalah pada aspek administrasi dan kesehatan.

Itu sebabnya dalam tahapan persiapan, ikut dilibatkan sejumlah instansi terkait seperti RSUD, Dinas Pendidikan serta Dinas Kependudukan dan Capil.

“Sering ada perbedaan nama antara di ijazah dengan KTP atau akta. Kurang satu huruf saja tidak bisa, itu prinsip jadi pasti tidak lulus, “ kata Danramil yang selama bertugas di Wasior telah mengorbitkan 25 putra Wondama menjadi prajurit TNI AD.

Kepada para calon Bintara, Bupati mengingatkan dua aspek yang tidak bisa ditawar-tawar pada saat seleksi  menjadi tentara. Yakni kemampuan psikotes dan kesehatan. Karena itu dia berpesan agar para calon Bintara melatih diri mengerjakan soal psikotes serta selalu menjaga kesehatan.

“Pintar tapi tidak sehat pasti tidak bisa, tapi kalau otak pas-pasan tapi sehat mungkin bisa dipertimbangkan. Jadi saya harap kalian jangan mabuk-mabuk, disiplin dan terus berdoa, “ kata Imburi. (brv)

Tinggalkan Balasan