Bupati saat melakukan pertemuan dengan K2 di ruang Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari.

Bupati Manokwari Janji Jegal Honorer Siluman

MANOKWARI, Cahayapapua.com—  Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan

menegaskan dirinya akan menyelesaikan masalah honorer kategori 2 atau K2 pada minggu kedua September, tahun ini.  Dalam upaya menyelesaikan masalah itu, bupati memastikan adanya proses verifikasi yang ketat terhadap nama-nama yang masuk dalam kategori 2.   “Intinya kami harus lihat kembali nama-nama itu sehingga sesuai dengan aturan kepegawaian. Nama-nama yang masuk ini pasti ada yang sudah meninggal. Ada yang sudah bertugas di daerah lain dan bahkan ada yang pindah ke provinsi,” ucapnya. Proses Verifikasi itu menurut Demas sedang berlangsung.  Apalagi masalah honorer K2 ini tergolong menyita perhatian publik dan berpeluang menimbulkan masalah di pemerintahan. Selain itu, jelas Demas, verifikasi dimaksud untuk mencegah terangkatnya honorer titipan atau yang biasa disebut ‘honorer siluman’. Hal ini juga untuk memastikan bahwa mereka yang terangkat benar-benar cakap bekerja. “Banyak informasi yang mengatakan bahwa dalam K2 ini ada honor siluman. Pokoknya akan diteliti sebelum SK pengangkatan ditandatangani,” sebutnya. Bupati membeberkan bahwa dalam pemeriksaan awal memang ada kecurigaan adanya honor siluman di dalam SK sebanyak 552 itu. Indikator lainnya adalah adanya kecenderungan atau dominasi satu marga tertentu dalam SK. Tanggapan bupati atas persoalan pengangkatan honorer K2 ini berkaitan dengan aksi pemalangan kantor BKD Manokwari kemarin di Sanggeng. Kantor yang terletak di Jalan Percetakan Sanggeng Distrik Manokwari Barat ini ditutup paksa karena diblokade oleh sejumlah honorer. Sebuah truk sampah yang juga disiapkan oleh massa untuk menimbun sampah di kantor tersebut. Para demonstran mengatakan mereka sudah jenuh menunggu kepastian pengangkatan mereka sebagai PNS.  Meski begitu, kayu yang digunakan memblokade kantor kembali dilepas setelah massa mendengar penjelasan bupati. (ACS/CHE)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: