Bupati Manokwari Bastian Salabai (keempat dari kanan) bersama Wabup dan pimpinan DPRD, perwakilan muspida dan pejabat teras Pemkab Manokwari pada resepsi ,memperingati hari jadi Kota Manokwari Ke-116 di Distrik Masni baru-baru ini. | CAHAYAPAPUA.com |Zack Tonu Bala

Bupati Manokwari Sebut Mekarkan 4 DOB Adalah Prestasi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Setidaknya dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, Pemkab Manokwari telah memekarkan 4 daerah otonom baru (DOB). Yakni, kabupaten Teluk Wondama dan kabupaten Teluk Bintuni pada 2005 dan kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) yang resmi berdiri pada 2013.

Bagi Bupati DR.Bastian Salabai, keberhasilan memekarkan 4 DOB itu merupakan bentuk prestasi yang telah diukir Pemkab Manokwari sejak awal berdiri sampai saat ini.

“Ini (pemekaran 4 DOB itu) adalah prestasi yang dibuat oleh Pemkab Manokwari sampai dengan usia 116 tahun. Pemekaran itu kan untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, “ kata Bupati usai resepsi HUT kota Manokwari ke-116 di balai kantor distrik Masni, Sabtu (9/11/2014).

Bupati menyatakan, keputusan Pemkab Manokwari memekarkan 4 DOB itu terbukti tepat. Sebab, setelah terbentuk pemerintahan sendiri, kehidupan masyarakat setempat menjadi jauh lebih baik. Selain daerahnya kini jauh lebih maju dari sebelumnya, masyarakatnya juga sudah mulai merasakan kesejahteraan hidup.

“Daerah yang sudah dimekarkan itu, terutama Wondama dan Bintuni sudah berkembang luar biasa, masyarakat di sana mulai sejahtera, Ini berarti Pemda Manokwari sudah sukses, “ ucap Salabai.

Terlepas dari itu, di usia ke-116 tahun ini, Bupati mengakui masih banyak hal yang mesti dilakukan Pemkab Manokwari dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Banyak kegiatan pembangunan yang juga belum terlaksana secara baik, bahkan tertunda karena berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi.

“Tetapi kita tetap upayakan membangun di segala bidang sesuai visi dan misi Pemda yakni membangun masyarakat yang damai sejahtera, religius dan bermartabat melalui pembangunan yang adil dan merata, “ imbuh mantan ketua sekolah tinggi teologi (STT) Erikson-Tritt Sowi, Manokwari itu. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan