Penjabat Bupati Manokwari Selatan Edi Budoyo. | Dokumentasi CAHAYAPAPUA.com

Bupati Manokwari Selatan Dilaporkan ke Polisi

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Penjabat Bupati Manokwari Selatan, Edi Budoyo, diperiksa penyidik Polres Manokwari sebagai saksi, dalam kasus dugaan penghinaan terhadap korbannya Max Ahoren. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Manokwari, Jumat (9/1/2015).

Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar 3 jam di ruang tindak pidana itu, Edy Budoyo mengakui pernah mengeluarkan kata-kata penghinaan seperti yang disampaikan oleh korban Max Ahoren.

Ia mengatakan kejadiannya bermula ketika terjadi pemalangan di distrik Ransiki, dimana pemicu pemalangan ini akibat warga mendengar penjabat bupati tidak mengakomodir putra daerah untuk ikut tes IPDN.

Atas pemalangan tersebut, Charles Mandacan mendatangi penjabat bupati Mansel. Dalam pertemuan dijelaskan bahwa pemerintah Mansel telah mengakomodir putra daerah untuk ikut tes IPDN. Setelah mendengar perkataan dari penjabat Bupati Mnasel, Charles bersama rekannya lalu meminta maaf atas pemalangan itu, sehingga kedepannya berjanji  tidak ada melakukan tindakan serupa.

Dalam pertemuan itu, Edy Budoyo menasehati Charles Mandacan, agar perbuatannya tidak meniru apa yang diperbuat oleh Max Ahoren, sehingga tidak terpilih menjadi anggota dewan.

“Informasi itu kemudian didengar oleh Max Ahoren, sehingga Max melaporkan kepada kami sebagai kasus penghinaan terhadap dirinya, “ kata Kapolres Manokwari AKBP Jhon Edizon Isir, melalui Kasat Reskrim AKP Tommy H Pontororing, usai Edi Budoyo diperiksa.

Dijelaskan pula, pemanggilan penjabat Bupati Mansel, untuk dimintai keterangan, hanya sebatas saksi, karena penyidik masih perlu mendalami apa yang telah diucapkan penjabat Bupati Mansel itu.

Ia mengatakan pemanggilan Bupati Mansel ini merupakan yang pertama. Untuk mengetahui apa sebenarnya telah diucapkan penjabat bupati ini, polisi masih akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk diantaranya Kapolsek Manokwari Selatan.

Jika polisi menilai kasus ini tidak ada unsur penghinaan didalamnya, maka akan dihentikan, sebaliknya jika ada, menurut polisi, akan dilanjutkan ke proses pidana. |TAKDIR

Tinggalkan Balasan