Penjabat Bupati Manokwari Selatan Edi Budoyo memberi sambutan dalam pelantikan anggota DPRD Manokwari Selatan. | CAHAYAPAPUA.com| Sutanto

Bupati Mansel: Tempuhlah Pendidikan, Pemda Siap Beri Beasiswa

MANOKWARI SELATAN, CAHAYAPAPUA.com— Pemerintah kabupaten Manokwari Selatan siap memberi beasiswa kepada putra-putri daerah yang serius menempuh pendidikan.

Bupati Manokwari Selatan Edi Budoyo dalam sambutanya pada kegiatan serah terima jabatan kepala sekolah SD 08 Oransbari Sabtu (24/1/2015) mengatakan, tenaga ahli dibidang pendidikan dan kesehatan di Mansel masih minim.

Untuk itu, memajukan pendidikan  menjadi program Edi diluar tugas pokoknya sebagai pejabat bupati, Selain bidang keguruan, Pemda pun siap membiayai putra-putri Mansel yang ingin mengikuti sekolah kedokteran, IPDN serta tes akademi Kepolisian dan TNI.

“Disini baru ada satu dokter dari putra daerah yakni dokter Sayori. Saya ingin Sayori-Sayori yang lain muncul,” katanya

Edi menyebut, saat ini, APBD Mansel tahun anggaran 2015 sudah diterima  Kementerian Keuangan RI. Dengan demikian, otomatis APBD Mansel saat ini sudah berlaku.

APBD Mansel tahun ini mencapai 502 Miliar. Untuk pendidikan Pemda Mansel mengalokasikan 16 persen anggaran APBD atau kurang lebih Rp.80,3 miliar. “DPA sudah diserahkan kepada seluruh SKPD sekarang tinggal dilaksanakan,” imbuh Edi.

Kepala Dinas Pendidikan, kebudayaan dan Pariwisata Mansel, Simson Aronggear mengatakan, Pendidikan harus disiapkan serius di Mansel, agar dapat melahirkan orang-orang berkualitas diberbagai bidang.

Ia mengajak guru, wali murid serta seluruh elemen, berkomitmen membangun daerah melalui pendidikan. Sebab banyak persoalan pendidikan di Mansel.

Salah satunya, tenaga pengajar SD yang masih minim. Saat ini jumlah guru SD yang berstatus PNS baru 84 orang. Mereka tersebar di 47 SD di Mansel. ” Idealnya 1 SD 9 orang guru PNS, 6 guru sebagai guru kelas, 1 guru penjaskes, 1 Kesenian dan 1 Kepala Sekolah,” kata Simson.

Meski kekurangan, Pemerintah Mansel tidak ingin serta merta menerima guru. Menurut Simson, guru harus memenuhi standar kualifikasi minimal Srata 1 atau sarjana. Selain itu, ia tak menginginkan seorang guru yang hanya bisa bawa materi, tapi juga harus loyal dan bisa menguasi profesinya.

Mensiasati minimnya jumlah guru di Mansel, Pemerintah saat ini merekrut tenaga guru kontrak untuk SD hingga SMA. |TOYIBAN