Kerukunan antar umat beragama. Ilustrasi

Bupati Minta Gereja Berperan Aktif Cegah Perpecahan Umat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Hadirnya denominasi gereja dan juga jemaat baru di Kabupaten Manokwari di satu sisi menunjukkan semakin tumbuhnya iman umat Kristen.

Namun di sisi lain, semakin banyaknya denominasi gereja juga berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat antar gereja.

Oleh karena itu, semangat kebersamaan sebagai anggota tubuh Kristus hendaknya terus dibina dan ditumbuhkan dalam kehidupan sesama umat Kristen di Manokwari.

Bupati Bastian Salabai menyerukan pesan itu dalam sambutannya pada saat meresmikan gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Elshadai di Angkasa Mulyono, Marina Asri Manokwari, Sabtu (31/10).

“Kita harus ingat bahwa Yesus Kristus memberikan damai sejahtera dan keselamatan universal bagi umat-Nya, “ ucap Salabai.

Gereja sebagai mitra pemerintah diajak berperan aktif memerangi dari berbagai penyakit sosial seperti minuman keras, HIV/AIDS, pergaulan bebas, narkoba dan lainnya yang mengancam kehidupan jasmani dan rohani masyarakat dewasa ini.

“Gereja harus peka dan peduli terhadap situasi perkembangan kehidupan masyarakat, sehingga dapat dihindari benturan atau gesekan-gesekan yang dipicu oleh pola pikir kesukuan atau primordalisme sempit, “ lanjut Salabai.

Pembangunan gedung gereja Jemaat Elsahadai dimulai pada 2012 dengan mengandalkan swadaya jemaat. Diharapkan dengan adanya gedung gereja yang besar dan megah itu, jemaat setempat selalu rajin berdoa kepada Tuhan.

“Doa itu penting karena doa menggerakkan hati Allah untuk bertindak untuk kepentingan umat manusia, “ kata Ketua Sinode GKII Wilayah I Papua Pendeta Carol Maniani dalam khotbahnya.

Untuk mendukung pembangunan pagar gereja, pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan dana dari Pemda sebesar Rp.20 juta dan sumbangan pribadi juga Rp.20 juta. |ZACK TONU BALA