Bupati Manokwari Selatan Markus Waran.

RANSIKI, Cahayapapua.com— Bupati Manokwari Selatan Markus Waran meminta seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), termasuk sekretaris dewan, agar bisa menjaga kerahasiaan isi dokumen APBD.

Dalam memberikan informasi terkait dokumen publik tersebut, harus ada batasan yang harus dibeberkan. “Jangan sampai dokumen ini berpindah tangan ke orang-orang yang sama sekali tidak berkepentingan, demikian juga data yang ada di dalamnya, ada yang bisa di publikasi, ada juga yang tidak,” tegas Markus.

Peryataan ini disampaikan orang nomor satu di Mansel saat menghadir rapat pembahasan anggaran perubahan pendapatan dan belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari Selatan tahun 2017 di kantor dewan.

Dalam kesempatan itu, bupati juga meminta tim anggaran pemerintah daerah serta kepala OPD agar terus meningkatkan hubungan komunikasi dengan para anggota dewan. Misalnya ketika para wakil rakyat ini meminta melakukan hearing (rapat dengar pendapat), agar sekiranya diberikan ruang yang cukup.

“Kalau minta datanya wajib diberikan agar bapak-bapak anggota dewan bisa melaksanakan tugas pengawasannya dengan maksimal,” terangnya.

Kepada sekretaris dewan, lanjut bupati, agar lebih memaksimalkan tugasnya mempersiapkan semua kelancaran para anggota dewan terhormat dalam menjalankan tugasnya.

“Jalur komunikasinya sudah jelas, meski pimpinan sekretaris dewan adalah bupati, namun tugas utama disini (sekwan,red) adalah memfasilitasi semua kegiatan dewan,” terangnya. (ACM)

Leave a Reply