Bupati Petrus Kasihiw saat mengunjungi SMP Babo.

Bupati Petrus Kasihiw Kunker ke Distrik Babo

BINTUNI, Cahayapapua.com— Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Distrik Babo, Selasa (6/3).

Bupati (kiri) meninjau lokasi persiapan Pasar Kampung Nusei, Distrik Babo.

 

Usai menghadiri kegiatan Partai Nasional Demikrat (Nasdem) di Sorong, Bupati Kasihiw bersama sejumlah pejabat yang menggunakan transportasi laut menyempatkan singgah di Distrik Babo untuk melihat beberapa fasilitas pemerintahan. Diantaranya Puskesmas Babo, Kantor Distrik, SMP dan Kampung Nusei.

Bupati Petrus Kasihiw mengatakan kunjungan ini terkait rencana program pembangunan yang akan dilakukan oleh pemda di wilayah tersebut. Mneurut dia untuk tahun ini, ada tiga kantor Distrik yang akan dibangun, yakni Distrik Manimeri, Bintuni dan Babo. Ketiga kantor distrik tersebut akan dibangun dua lantai, namun jika  tidak selesai maka tahun depan akan diselesaikan.

Foto bersama Bupati, Kepala Distrik Babo, Forkopimda dan pegawai distrik pada saat kunjungan kerja ke wilayah Babo.

“Sebelum kantor Distrik Babo dibangun, saya harus pastikan gedung mana yang akan dijadikan kantor sementara, sehingga aktifitas kantor tetap jalan. Nah, informasi dari Kepala Distrik, gedung eks Kehutanan masih ada, sehingga gedung terebut akan dijadikan kantor sementara,” katanya.

Orang nomor satu di kabupaten penghasil gas itu melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Babo. Disana Bupati Kasihiw mengecek kekurangan kekurangan yang ada, sehingga itu menjadi prioritas. Dengan harapan Puskesmas Babo  naik kelas menjadi Puskesmas plus seperti, Puskesmas Bintuni.

Karena nanti pelayanan pelayanan kesehatan di dsitrik sekitarnya bisa dirawat disitu, makanya kaspasitas dan fasilitas Puskesmas Babo harus lebih ditingkatkan, contohnya, tenaga dokter ahli harus ditambah serta pengadaan long boat, mengingkat jangkauan dari Babo ke RSUD jauh, sehingga resiko terhadap pasien dapat diminimalisir,” ujarnya.

Di Puskesmas, Bupati Kasihiw juga  memberikan apresiasi kepada dokter dan perawat karena Puskesmas Babo statusnya naik  menjadi madia, meskipun masih ada catatan- catatan khusus, karena masih ada fasiltas fasiltas yang masih kurang, diantaranya sarana penggelola limbah,UGD belum dimanfaatkan dengan baik dan lain- lain. Sehingga rehab puskesmas perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan melanjutkan kunker ke Kampung Nusei. Disana Bupati mengatakan tahun ini akan dibangun pasar di Nusei yang bersumber dari dana tugas pembantuan.

“Makanya saya harus pastikan lokasinya, dengan begitu keramaian harus disebar, jangan semua menumpuk di Kampung Irarutu,” katanya lagi.

Bupati berharap bisa membicarakan masalah hak ulayat dengan masyarakat setempat. Sehingga Pasar Nusei yang akan dibangun disitu dapat segera dilakukan.

“Pasar Nusei merupakan pasar basah seperti penjualan ikan dan udang, karena pasar basah harus dekat dengan pantai,” pungkasnya. |Arif Triyanto

Leave a Reply

%d bloggers like this: