Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw.

Bupati Piet Resmikan Rumah Pastori di Bintuni

BINTUNI, Cahayapapua.com—– Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw meresmikan rumah pastori dan peletakan batu pertama gereja pekebaran injil ‘Jalan Suci’ cabang Bintuni, di Kampung Gaya Baru, Distrik Bintuni, Selasa (20/9/2016).

Dibawah kepemimpinannya lima tahun kedepan, Bupati bersama Wakil Bupati Matret Kokop berjanji akan melaksanakan pembangunan secara berimbang antara pembangunan mental spiritual jasmanai dengan rohani.

Guna mewujudkan rencana besar ini, bupati mengatakan akan melalui kebijakan pemerintah, yakni 10 persen dari APBD digelontorkan untuk kegaitan keagamaan.

“Saya punya semboyan pada saat mau maju sebagai calon bupati, jika nanti terpilih menjadi bupati maka saya berjanji bukan sebagai penguasa tapi menjadi pelayan,” kata dia.

Bupati mengatakan, hal ini sudah dibuktikan dengan memotong gajinya sebagai bupati untuk anak yatim piatu dan orang jompo. Karena ini sudah merupakan kontrak iman dirinya dengan Tuhan.

“Saya sudah lakukan itu, kepada bendahara saya sampaikan separuh gaji saya dipotong, nanti pada saat saya berjalan-jalan uang itu disiapkan dan apabila saya menemui orang jompo dan fakir miskin saya berikan ke mereka,” tuturnya.

Kasihiw menjelaskan sudah kewajiban pemimpin daerah untuk membantu membangun rumah-rumah ibadah. Setelah peletakan batu pertama ini diharapkan ada suatu proposal yang masuk ke Pemda sehingga kedepan pemda bisa membantu pembangunannya kedepan.

“Saya memberikan apresiasi kepada gereja pekebaran injil jalan suci, yang turut mendoakan saya. Saya juga punya kewajiban untuk memperhatiakan,” kata bupati.

Sementara Ketua Panitia Welem Karet, mengatakan bangunan rumah pastori yang berdiri di tanah seluas 5000 meter persegi dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 394 juta yang bersumber dari Pemprov Papua Barat sebsar Rp. 150 lebih dan umat menyumbang Rp. 237 juta lebih. Sedangkan Pemda Teluk Bintuni menyumbang Rp. 35 juta untuk dana peresmian. (ART)

Tinggalkan Balasan