Bupati Kaimana Matias Mairuma. Foto | CAHAYAPAPUA.com Isabela Wisang

Cara Pemda Kaimana Dorong Ekonomi Warganya

KAIMANA, CAHAYAPAPUA.comPemerintah daerah Kaimana tidak berhenti dalam upaya mendorong warga di daerahnya untuk membangun kekuatan ekonomi.

Baru-baru ini setelah dermaga rakyat Eman’Sir di Kampung Lobo diresmikan, Pemda setempat berencana kembali akan memberi bantuan mobil angkutan hasil pertanian untuk warga setempat. Mobil itu untuk membantu warga setempat mengangkut barangnya ke pelabuhan tersebut.

Bupati Kaimana, Matias Mairuma mengatakan, selain bantuan mobil, pemda juga telah berkoordinasi dengan pengelola transportasi laut KM Sabuk Nusantara agar kapal tersebut rutin menyinggahi dermaga Eman.

Dalam peresmian pengoperasian Dermaga Rakyat Eman’Sir, Kamis (18/12/2014) lalu Matias Mairuma menyatakan kebijakan Pemerintah Daerah menetapkan titik pertumbuhan di Kampung Lobo dan lainnya, dimaksudkan agar perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan melalui penjualan hasil pertanian ke pasaran.

Selain di kampung itu, titik pertumbuhan juga ditetapkan di Kampung Werifi untuk wilayah Etna dan Yamor, Kampung Mandiwa untuk wilayah Arguni, Kampung Sawatawera wilayah Arguni, Kampung Bayeda untuk wilayah Arguni Atas dan Kampung Tairi untuk wilayah Buruway Dalam.

Untuk mendukung penetapan titik pertumbuhan, selain membangun dermaga rakyat seperti yang ada di Lobo, Pemerintah Daerah juga akan membuka akses jalan penghubung antar kampung disekitar titik pertumbuhan.

Setelah infrastruktur dasar seperti dermaga dan jalan disiapkan, Pemerintah Daerah akan menurunkan fasilitas transportasi, baik berupa kapal pengangkut maupun kendaraan roda empat untuk membantu mengangkut hasil pertanian masyarakat menuju dermaga dan dari dermaga menuju pasar.

Khusus masyarakat di titik pertumbuhan Kampung Lobo lanjut Bupati, pada bulan Januari mendatang, Pemda akan menyerahkan bantuan mobil, untuk digunakan mengangkut hasil pertanian menuju dermaga, kemudian dari dermaga ke pasaran dalam kota atau pun luar kota menggunakan kapal yang nanti akan menyinggahi Dermaga Eman’Sir.

“Hari ini langkah pertama kami meresmikan dermaga Lobo. Masih ada 6 titik pertumbuhan lagi yang akan dibangun. Lobo merupakan titik pertumbuhan pertama yang diresmikan, yang kedua di Werifi, lalu nanti ada juga di Mandiwa, Sawatawera, Bayeda dan juga Tairi. Sambil bangun dermaga, kita buka akses jalan. Nanti Januari, kami akan serahkan mobil untuk masyarakat di titik pertumbuhan Lobo. Satu saja tidak cukup, kami berikan dua karena APBD milik rakyat. Apapun yang rakyat inginkan dan sesuai dengan visi-misi serta RPJMD kami, maka akan diberikan,”tukas Bupati.

Lebih jauh Bupati meminta seluruh masyarakat yang di kampung-kampung dalam titik pertumbuhan Kampung Lobo, agar meningkatkan produktifitas pertanian karena dermaga akan disinggahi kapal dalam skala lebih besar. Bupati juga meminta agar komoditas unggulan dari wilayah Mairasi seperti pepatas, pisang suanggi, kopi dan lainnya, dikembangkan lebih maksimal dalam lahan yang luas, supaya bisa memenuhi permintaan pasar.

“Mulai sekarang tingkatkan produktifitas pertanian karena yang nanti angkut keluar bukan lagi perahu, tetapi kapal besar yang bisa sampai Timika. Buka kebun besar, tanam banyak-banyak itu petatas Lobo, pisang suanggi karena kalau diperkenalkan keluar maka pasti permintaan tinggi. Kopi juga tanam banyak-banyak. Nanti Perindagkop buat desain program home industry, buat pabrik kopi disini, jangan buat di kota supaya kampung maju. Kalau bangun di kota maka disparitas antara kota dengan kampung semakin tinggi. Ini tujuan dari penetapan titik pertumbuhan yang kami lakukan, supaya ekonomi masyarakat membaik dan hidup lebih sejahtera,” tutup Bupati. |ISABELA WISANG

Tinggalkan Balasan