Pascalina Jamlean

Daerah dengan banyak TKA dinilai rawan penyelundupan Narkoba

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Empat daerah di Papua Barat,  dinilai rawan menjadi daerah penyelundupan Narkoba sehingga perlu diberikan pengawasan khusus. Daerah-daerah tersebut adalah Kota Sorong, Raja Ampat, Teluk Bintuni dan Manokwari.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Papua Barat, Pascalina Yamlean yang menjadi narasumber pada kegiatan asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Barat di Swisbell Hotel, Selasa kemarin menuturkan, empat daerah tersebut rawan karena adanya Tenaga Kerja Asing (TKA).

Untuk itu, ia mengatakan, harus ada pengawasan rutin dari pihak terkait seperti di Manokwari yang jumlah TKA di perusahan Semen Maruni PT SDIC cukup banyak. Menurutnya tak berlebihan jika perlu adanya pengawasan khusus pada daerah-daerah tersebut.

“Kita harus sadar dan bersama-sama berkomitmen untuk menyatakan perang terhadap Narkoba, kshusunya di daerah-daerah yang memang banyak TKA,” ucapnya.

Pascalina mengungkapkan, 2016 lalu, hingga Agustus 2017, peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Indonesia mengalami tren peningkatan, termasuk di Papua Barat.

“Adanya peningkatan ini, tentu harus disadari semua pihak, supaya kita tidak main-main untuk mencegah dan memberantas Narkoba khususnya di Papua Barat,” ujarnya.

“Dan harus dibutuhkan kesadaran seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menyatakan anti terhadap Narkoba.”
Kegiatan tersebut, diikuti sekitar 20 peserta dari kalangan perwakilan perusahaan swasta dan pelaku ekonomi di wilayah Manokwari. (cr-80)

One comment

  1. Harus ada pengawasan kusus

Tinggalkan Balasan