Moskona Timur. |Google map

Daerah Terisolir, Wakil Rakyat Moskona Temui Komisi A dan C DPRPB

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.COM– Kepala Distrik Moskona Timur Jandri Salakory dan 2 orang anggota DPRD kabupaten Teluk Bintuni, Ruben Nasakoda dan Ismail Igomu, Rabu (14/1/2015), menghadap komisi A dan Komisi C DPR Papua Barat.

Dalam pertemuan yang dilakukan di ruang Komisi A DPR Papua Barat itu mereka mengajukan program pembangunan jalan dan jembatan menuju distrik Moskona Timur dan Moskona Utara dan sejumlah distrik lain yang kini masih sulit dijangkau dengan perjalan darat.

Jandri mengungkap, distrik Moskona Timur dan Moskona utara hanya dapat dijangkau dengan menggunakan pesawat sebab akses jalan darat selama ini belum terbuka.

Akibatnya, selain sulit berkembang, harga barang kebutuhan pokok masyarakat harus dibeli dengan harga mahal. Mensikapi kondisi ini, menurut Jandry, pembangunan jalan harus dilakukan.

Terkait aspirasi itu Anggota Komisi C DPR-PB Matheos E Saleno dalam pertemuan itu mengatakan, pembangunan jalan di wilayah tersebut membutuhkan perencanaan yang baik dan anggaran yang besar. Untuk itu, pemerintah pusat harus terlibat dalam pembangunan ini.

”Kita akan kawal itu dengan pengusulan resmi dari pemda Teluk Bintuni nantinya akan kita bawa ke komisi 5 DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur, apalagi ada anggota DPR RI perwakilan Papua Barat yang duduk sebagai pimpinan komisi disana,” kata Matheos.

Ia pun berharap, masyarakat terutama pemilik hak ulayat atas lahan yang nanti akan dibuka, harus mendukung. Ia tak mau, ada palang memalang jalan setelah pembangunan mulai dilaksanakan.

Hal senada dikatakan Ketua Komisi A, Rudy F Timisela. Ia berharap aspirasi ini menjadi keseriusan Bupati Teluk Bintuni, Gubernur Papua Barat serta menjadi pertimbangan bagi pemerintah kabupaten sekitar yang memiliki kedekatan geografis dengan distrik Moskona Timur dan Moskona Utara.

Selain menyampaikan aspirasi pembangunan jalan, kedatangan mereka juga untuk menyampaikan aspirasi tentang perlunya pengadana solar sel dan pembangunan rumah rakyat di distrik Manokwari Timur.

Anggota komisi C DPR-PB, Saharuddin mengatakan, wilayah Moskona yang merupakan daerah pegunungan dimana 99% penduduknya merupakan penduduk asli sehingga memerlukan perhatian serius.

Dengan kondisi harga BBM yang mahal di distrik tersebut, menurutnya layak bagi distrik Moskona Timur dan Moskona Utara untuk memperoleh bantuan solar sel, agar kebutuhan listrik di daerah itu dapat terbantu, terutama untuk pelayanan di kantor distrik.

Hal yang sama untuk bantuan perumahan Rakyat. “80 persen rumah warga di Moskona Timur, masih berdinding kulit kayu dengan atap rumput alang-alang, warga sulit untuk membeli bahan material karena harganya sangat mahal.” katanya. |TOYIBAN

Tinggalkan Balasan