Ilustrasi

Daerah Terpencil, Nusei Dipilih Jadi Kampung KB di Bintuni

BINTUNI, Cahayapapua.com—- Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Teluk Bintuni menunjuk Kampung Nusei Distrik Babo, sebagai kampung Keluarga Berencana atau KB.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Teluk Bintuni, Jane Fimbay, Jumat (29/4), mengatakan, penunjukan kampung Nusei merupakan bagian program pemerintah pusat yang akan dicanangkan serentak secara nasional.

Dia mengatakan, setiap kabupaten harus punya kampung KB yang sesuai dengan kriteria dan indikator-indikator untuk menjadi kampung KB.

“Ini daerahnya terpencil atau daerah pinggiran banyak ibu-ibu yang melahirkan anak lebih dari lima. Kemudian tingkat resiko kelahiran juga tinggi disitu,” kata Jane Fimbay kepada wartawan soal alasan dibalik penunjukan kampung Nusei.

Dijelaskan, persyaratan kriteria dan indikator pemilihan kampung KB berdasarakan daerah itu terpelosok atau terpinggirkan, jumlah penduduk didominasi dengan banyaknya wanita usia subur, serta ketahanan keluarga.

Dikampung KB akan diadakan pelayanann dan penyuluhan yang berkaitan dengan ketahanan keluarga dan bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Untuk memastikan keberhasilan program ini, pemerintah akan terus memantau dan membina kampung tersebut.

Ia berharap dengan adanya kampung KB ini masyarakat lebih mengenal dan tahu yang terbaik untuk keluarga. “Kita tidak membatasi anak tetapi kita memberikan jarak kelahiran antar anak, biar ibu dan anak dia sehat, punya gizi bagus,” kata Jane Fimbay.

Direncanakan pencanangan Kampung KB di Distrik Babo akan dilakukan bersama-sama dengan pencanganan hari Kesatuan Gerak PKK dan KB kesehatan tahun 2016 oleh Penjabat Bupati Teluk Bintuni, Ishak L. Hallatu. (ART)

Tinggalkan Balasan