Bupati Teluk Bintuni menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni tahun anggaran 2015 dalam paripurna DPRD Bintuni kemarin.

Dana Silpa APBD 2015 Mencapai Rp. 247 Miliar Lebih

BINTUNI, Cahayapapua.com—- Dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni tahun anggaran 2015 terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp. 247 miliar lebih.

Dalam pidato penyampaian LKPD tahun 2015, pada Rapat Paripurna DPRD Teluk Bintuni, di Gedung DPRD, Kamis (15/9/2016), Bupati Petrus Kasihiw mengatakan silpa ini diketahui setelah adanya hitung-hitungan antara realisasi pendapatan Rp. 1.7 Triliun lebih dengan realisasi belanja daerah sebesar Rp. 1.9 Triliun. Maka Pemda Teluk Bintuni mengalami devisit anggaran sebesar Rp. 238 miliar lebih.

Namun pemda masih memiliki Silpa di APBD tahun 2014 sebesar Rp. 495 Miliar lebih, sehingga devisit Rp. 238 miliar lebih yang ada di APBD 2015 dapat ditutupi dengan anggaran silpa APBD 2014 tersebut.

Dengan demikian maka didapat Silpa APBD 2015 sebesar Rp. 247 miliar lebih. Tetapi Pemda Teluk Bintuni mengambil Rp. 10 miliar dari Silpa APBD 2015 dipakai untuk biaya penyertaan modal Bank Pembangunan Daerah Papua.

“LKPD yang telah disusun dan disampaikan merupakan pelaksanaan dari amanat pasal 27 UU No 32 2004 tentang pemerintahan daerah dan Permen No 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah serta pelaksanaan ketentuan pasal 298 permendagri No 13 tahun 2006,” kata bupati.

Dikatakannya, sesuai ketentuan maka LKPD yang disampaikan kepada DPRD merupakan LKPD yang telah diaudit dan disahkan BPK RI, secara umum LKPD ini memuat dan menyajikan informasi tentang pengelolaan APBD 2015 diantaranya laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas, laporan Rasional, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan perubahan equitas dan catatan atas laporan keuangan.
Realisasi pendapatan sampai dengan tutup tahun anggaran 2015 sebesar Rp. 1,7 triliun lebih atau 104,57 persen dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp. 1,6 triliun lebih.

Realisasi pendapatan tahun 2015 dimaksud terdiri dari pendapatan asli daerah 54,1 miliar, pendapatan transfer Rp. 1.6 triliun, lain- lain pendapatan daerah yang sah 33,7 miliar.

Sementara itu realisasi belanja sampai dengan 31 Deaember 2015 sebesar Rp. 1.9 triliun (93.02%) dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp. 2.1 triliun. Total belanja ini terbagi dalam belanja operasi 979.5 miliar dan terealisasi 880.6 miliar (89.90%), belanja modal 1.163 triliun dan terealisasi 1.113 triliun  (95.68%), belanja tak terduga 500 juta realisasinya nol.

Bupati dalam kesempatan wawancara dengan media menyampaikan pelaksanaan LKPD APBD 2015 ini merupakan tanggungjawab yang harus dilaksanakan sebagai penerus kepemimpinan masa pemerintahan yang lalu.

“Intinya pelaksanaan APBD 2015 telah berjalan sesuai apa yang diharapkan. Ini terlihat dari ada peningkatan penerimaan realisasi yang meningkat sampai lebih dari 100 persen pada beberapa poin penerimaan dan realisais fisik telah berjalan dan dapat dibuktikan dengan opini BPK yang mendapat opini WTP. Ini prestasi yang membanggakan dan tentunya opini ini diharapkan bisa dipertahankan pada tahun 2016 ini,” kata bupati.

Sementara Wakil Ketua DPRD, Dan Topan Sarungallo, mengatakan tentunya lewat paripurna ini tugas dan tanggungjawab pimpinan daerah telah dilaksanakan dengan baik. Selanjutnya DPRD sesuai dengan tupoksinya membahas lebih lanjut LKPD ini.

“Sekiranya adanya hal yang berkaitan dengan politis dan ada yang membutuhkan rekomendasi akan dibuatkan dan kami akan sampaikan kepada pemda dan BPK sesuai dengan mekanisem aturan yang ada selama 14 hari,” jelasnya.

Ditanya terkait pendangan DPRD terhadap realisasi penggunaan APBD 2015, Topan mengaku akan menyingkronisasikan dengan hasil monitoring anggota DPRD di lapangan sesuai bidangnya masing masing.

“Atas nama pimpinan anggota DPRD, kami memberikan apresiasi kepada bupati dan seluruh perangkat daerah yang telah menyiapkan materi laporan penggunaan keuangan tahun 2015, dan sudah menyerahkan ke DPRD,” katanya.

Turut hadir pula dalam penyampaian LKPD tersebut, Wakil Bupati Matret Kokop, SH, Plt. Sekda Gustaf Manuputty, Forkopimda, jajaran pemimpin SKPD, dan para tamu undangan lainnya. (ART)

Tinggalkan Balasan