Danjen saat meninjau beberapa satwa di Poskotis subkorwil Kaimana.

Danjen Kopassus Ingatkan Tim Ekspedisi Lepaskan Satwa

 

KAIMANA, Cahayapapua.com—— Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kaimana yang merupakan Subkorwil-8 Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat Selasa (26/4/2016), Danjen Koppasus Mayjen TNI M. Herindra mengingatkan sekaligus memerintahkan seluruh Tim Ekspedisi NKRI yang tersebar pada 8 Subkorwil di Papua Barat agar sebelum meninggalkan tempat kegiatan segera mengembalikan satwa ke habitatnya atau barang langka lainnya yang diambil untuk tujuan apa pun selama kegiatan ekspedisi berlangsung.

Komandan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat Tahun 2016 ini juga secara khusus mengingatkan para pimpinan sub korwil agar sebelum meninggalkan wilayah kegiatan masing-masing, harus mengecek kembali dan memastikan bahwa potensi flora dan fauna atau barang langka lainnya yang diambil untuk memaksimalkan penelitian telah dikembalikan ke habitatnya.

Peringatan keras Mayjen Herindra ini disampaikan saat melihat dari dekat keberadaan satwa liar yang diambil oleh tim ekspedisi subkorwil Kaimana dari beberapa wilayah distrik di Kabupaten Kaimana untuk tujuan penelitian maupun promosi tentang kekayaan alam daerah ini selama kegiatan ekspedisi. Satwa liar dimaksud diperkirakan merupakan endemik Papua hasil. Satwa yang diamankan sementara waktu di Halaman Poskotis Stadion Triton ini terdiri dari beberapa jenis ular, burung dan lainnya yang diambil dari daerah Teluk Arguni, Mairasi-Kaimana dan daerah Buruway.

“Nanti selesai kegiatan satwa ini harus dikembalikan ke hutan ya. Harus dilepas lagi, awas kalau sampai dibawah ke Jawa atau kampung masing-masing. Dansub pastikan sebelum meninggalkan Kaimana, satwa ini harus sudah dilepas ke habitat. Tim yang ada di tempat lain juga sama, saya perintahkan agar potensi apa pun yang diambil dari hutan baik flora-fauna atau barang langka lainnya segera dikembalikan ke tempatnya. Nanti sebelum pulang saya juga akan cek. Jangan sampai barang langka yang ditemukan saat Ekspedisi NKRI keluar dari Papua,” tegas Herindra. (ISA)

Tinggalkan Balasan