Mobil Operasional yang difungsikan sebagai Pusling. Penyerahannya dilakukan Pemda Manokwari Selasa, (20/1/2015). |CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Dapat Kendaraan Operasional, Puskesmas Harus “Kejar” Pasien, Bukan Menunggu

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Enam Puskesmas di Kabupaten Manokwari yakni Puskesmas Prafi, Moubja, Maripi Wosi, Mansinam dan Sanggeng mendapat bantuan kendaraan operasional.

Kendaraan operasional berupa mobil yang berfungsi sebagai Puskesmas Keliling (Pusling) itu diadakan lewat dana tugas pembantuan dari Kementerian Kesehatan tahun 2014. Khusus untuk Puskesmas Sanggeng, kendaraan operasional yang diterima difungsikan sebagai ambulance.

Mobil operasional itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Manokwari Bastian Salabai di Balai Kampung Lodewicjk Mandacan, Kampung Udapi Hilir, SP-4 Distrik Prafi, Selasa (20/1).

Kepala Dinas Kesehatan drg.Hendry Sembiring mengatakan, pengadaan mobil Pusling itu bertujuan untuk lebih memperluas jangkauan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas.

“Sesuai dengan petunjuk Bapak Bupati, Puskesmas tidak hanya menunggu orang sakit datang berobat tetapi harus pergi cari orang sakit. Dengan adanya Pusling ini, petugas medis di Puskesmas bisa langsung datang sampai ke tempat-tempat yang masih sulit dijangkau, “ kata Sembiring.

Selain kendaraan operasional, diserahkan pula alat kesehatan (Alkes) kepada dua Puskesmas salah satu diantaranya Puskesmas Pulau Mansinam yang baru mulai beroperasi tahun 2014 lalu. Pengadaan Alkes itu dibeli menggunakan dana APBD 2014.

“Ini untuk menunjang dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, “ lanjut mantan Kepala Puskesmas Prafi itu.

Bupati Bastian Salabai juga berharap bantuan kendaraan operasional maupun alat kesehatan dipergunakan secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Kalau ada orang yang sakit harus cepat ditolong jangan dibiarkan. Kalau tidak bisa ditangani segera dirujuk ke Rumah Sakit dengan menggunakan mobil operasional ini, “ kata Bupati.

Orang nomor satu Pemkab Manokwari itu juga berpesan agar kendaraan operasional itu dipergunakan sesuai fungsinya. “Jangan sampai tulisannya Pusling tapi dipakai muat kayu bakar, “ sentil Salabai. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan