Penyerahan KUA-PPAS RAPBD 2015 dari bupati Manokwari Bastian Salabai kepada pimpinan DPRD belum lama ini. | Dokumentasi CAHAYAPAPUA.com

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Setelah deadlock pada 30 Desember lalu, Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Manokwari hari ini akan kembali membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Potensi Pagu Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Manokwari tahun anggaran 2015.

Anggota Badan Anggaran DPRD Manokwari, Romer Tapilatu, Kamis (8/1/2015), membenarkan hal tersebut. “Undangan sudah beredar, besok kita kembali membahas KUA-PPAS bersama TAPD,” katanya.

Prinsipnya lanjut Romer, DPRD menginginkan agar RAPBD 2015 dapat segera disahkan sehingga aktifitas pemerintahan berjalan lancar dan program pembangunan Manokwari ditahun ini dapat segera dilaksanakan.

Ia pun berharap Pemda dapat memberikan data yang pernah diminta DPRD terkait jumlah pegawai, jumlah pendapatan tahun sebelumnya, agar DPRD dapat menghasilkan analisa yang tepat terhadap program kerja yang dapat dilaksanakan melalui APBD induk tahun 2015.

Beberapa hal yang patut menjadi sorotan dalam KUA-PPAS, kata Romer, yakni prioritas kegiatan dan peruntukkan dana di setiap SKPD di Manokwari. DPRD ingin, kegiatan yang akan dilaksanakan melalui APBD 2015 ini berupa kegiatan yang dapat menjawab persoalan yang selama ini terjadi di Manokwari.

Menurut dia, program pemerintah Manokwari tahun ini harus dapat merubah perilaku baik perilaku aparat pemerintah maupun masyarakat dalam melihat potensi alam dan kekayaan yang ada di Manokwari.

“Cukup banyak pemuda kita yang menganggur, saat penerimaan CPNS antusiasme begitu besar, seakan-akan tidak ada pekerjaan lain selain PNS,” katanya.

Sehingga ia berharap program pemerintah mampu merubah mindset masyarakat agar bisa berwiraswasta. “Program peningkatan skill usaha harus mendapat alokasi anggaran yang cukup. Dengan program ini masyarakat bisa mandiri dan meningkatkan taraf hidupnya,” kata dia. |TOYIBAN

Leave a Reply