Penyerahan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2014 dari Ketua DPRD Manokwari Dedy Subrata May kepada Bupati Manokwari Bastian Salabai belum lama ini. Foto CAHAYAPAPUA.com| Zack Tonu Bala

Defisit APBD-P 2014 Manokwari Meningkat Jadi 60 Miliar

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.comAPBD Perubahan kabupaten Manokwari tahun 2014 mengalami defisit mencapai 60 miliar lebih. Nilai defisit ini lebih tinggi dari estimasi awal yang dicantumkan dalam dokumen kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) yang diserahkan ke DPRD yakni sebesar 56 miliar.

Bupati Manokwari Bastian Salabai pada penutupan pembahasan KUA-PPAS di ruang rapat DPRD Kabupaten Manokwari di Sowi Gunung, Senin (24/11) malam mengemukakan, defisit terjadi karena belanja daerah setelah perubahan bertambah sebesar 132 miliar lebih.

Sehingga belanja daerah yang semula pada APBD induk Rp 777,308 miliar lebih meningkat menjadi Rp 909, 446 miliar lebih. Sementara pendapatan daerah, dari semula sebesar Rp 819,685 miliar lebih pada APBD induk menjadi Rp 849,216 setelah perubahan atau naik 29,531 miliar lebih.

“Berdasarkan selisih antara pendapatan dan belanja seperti diuraikan di atas maka APBD Perubahan Kabupaten Manokwari tahun 2014 mengalami defisit sebesar 60,641 miliar, “ kata Bupati dalam pidatonya.

Pembahasan dokumen KUA-PPAS Perubahan APBD tahun 2014 telah dimulai sejak 12 November lalu yang berarti memakan waktu cukup panjang hampir 3 pekan. Ketua DPRD Dedi Subtara May beralasan, DPRD membutuhkan waktu yang ekstra agar bisa melakukan pendalaman dan pencermatan secara seksama.

“Kami perlu melakukan pendalaman dan pencermatan karena sebagian besar dari anggota DPRD sekarang adalah wajah baru. Seharusnya KUA-PPAS ini menjadi agenda DPRD yang lama. Jadi bagi kami, waktu yang mencapai hampir 3 minggu ini masih sangat normal, “ kata Dedi.

Dia pun berharap, dengan telah disepakati KUA-PPAS, dalam waktu dekat pembahasan RAPBD-P 2014 bisa segera dilaksanakan.

“Karena badan anggaran DPRD bersama TAPD sudah membahas secara mendalam KUA-PPAS, saya yakin pembahasan RAPBD-P nanti tidak akan panjang karena semua asumsi-asumsi dasar telah disepakati, “ lanjut politisi Golkar yang pada periode lalu menjabat sebagai wakil ketua I DPRD Manokwari. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan