Penumpang Wings Air di Terminal Keberangkatan Bandara Rendani Manokwari Jumat lalu. | CAHAYAPAPUA.com | Rizaldy

Delay Berkali-kali, Penumpang Wings Air Ribut di Manokwari

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Penumpang Pesawat Wings Air Nomor Penerbangan IW 1615 dari Manokwari tujuan Kaimana dan Fakfak terlibat keributan dengan pihak maskapai Wings Air di terminal keberangkatan Bandara Rendani Manokwari, Sabtu (31/1/2015).

Keributan dipicu penundaan keberangkatan beberapa kali, hingga Minggu pagi, padahal sesuai jadwal pesawat tersebut harus lepas landas dari Bandara Manokwari pada Jumat (30/1/2015), sekitar pukul 11.35 WIT.

Menurut informasi yang dihimpun, beberapa saat sebelum jam keberangkatan, pihak maskapai menyampaikan bahwa penerbangan ditunda. Saat itu maskapai memastikan pesawat akan diberangkatkan pada hari berikutnya, Sabtu (31/1/2015), sekitar pukul 10.00 WIT. Namun pada Sabtu maskapai menyampaikan bahwa penerbangan kembali ditunda hingga pukul 12.00 WIT.

Sialnya beberapa saat sebelum pukul 12.00 maskapai kembali menyampaikan kabar bahwa penerbangan lagi-lagi ditunda hingga pukul 14.00 WIT. Mendengar kabar tersebut para penumpang jengkel dan meluapkan emosi, mereka terlibat keributan dengan pihak maskapai. Penumpang jengkel karena tidak ada kepastian jadwal keberangkatan, itu terlihat dari seringnya pihak maskapai menunda jadwal keberangkatan.

Manager Maskapai Wings Air Manokwari Junri NF. Notanubun yang dilaporkan mengenai keributan tersebut, baru tiba di Bandara sekitar pukul 17.00 WIT. Ia terlihat mencoba berdialog dan menjelaskan alasan penundaan keberangkatan pesawat.

Ia menjelaskan bahwa penerbangan harusnya sesuai jadwal, namun karena pesawat sempat mengalami masalah teknis di Bandara Nabire, sehingga diperbaiki di Nabire. Akibatnya penerbangan ditunda.

Meski demikian, setelah tiba di Bandara Manokwari, pesawat tidak bisa langsung diberangkatkan karena menurut dia masih harus melalui proses pemeriksaan oleh petugas Bandara. Penerbangan menurutnya juga masih harus menunggu kepastian dari Otoritas Bandara termasuk menunggu kelengkapan berkas administrasi penerbangan.

“Pihak Air Traffic Control (ATC) meminta kami untuk memastikan kesiapan teknikal pesawat dan juga mengurus kelengkapan berkas administrasi penerbangan untuk mendapatkan ijin terbang,” kata dia kepada para penumpang.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menanggung kerugian penumpang atas penundaan tersebut sesuai Permenhub No 77 tahun 2011 tentang ganti rugi bila terjadi delay. “Kami juga akan mengembalikan uang tiket penumpang 100% bila penumpang menghendaki mengembalikan tiket serta menyiapkan penginapan plus makanan bagi penumpang yang tinggal di hotel,” katanya saat itu.

Notanubun juga memastikan bahwa pesawat akan diberangkatkan pada Minggu pagi (1/2/2015) sekitar pukul 06.00 WIT. Sesuai pantauan, pada Minggu tersebut, pesawat akhirnya meninggalkan landasan Manokwari sesuai yang disampaikan Notanubun. |RIZALDY

Tinggalkan Balasan