papua.antaranews.co

Desakan MRPPB soal Pilkada Mengacu UU Otsus

MANOKWARI, Cahaya Papua.com – Anggota Pansus Pilkada Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRP-PB), Eduard Sangkek menyatakan, desakan terhadap pelaksanaan Pilkada di Papua Barat yang dilakukan mengacu pada Undang-Undang Otsus.
“Pasal 1 huruf b UU Otsus, dan tugas serta wewenang diatur dalam pasal 20 ayat (1), huruf a, huruf f, dan penjelasan huruf f serta pasal 28 ayat (3) dan (4) menjadi dasar hukum bagi MRP-PB yang meminta Pilkada di harus mengacu pada UU Otsus,” kata Eduard Sangkek melalui pernyataan tertulis yang diterima Rekdaksi Cahaya Papua, Kamis (6/8/2015) petang.
Diakui, MRP-PB tidak berwenang membatalkan Pilkada. Namun, MRP-PB merupakan representasi politik dan kultural. Sehingga aspirasi masyarakat asli Papua wajib ditindaklanjuti.
“Tata caranya harus mengikuti Perdasus kepala daerah yang sedang dan akan dikonsultasikan ke pemerintah pusat. UU (Otsus) ini punya kepastian hukum,” ujarnya.
Eduard meminta KPU memperhatikan kepentingan hukum yang diamanatkan di dalam UU Otsus. Sebab, tidak seimbang jika, KPU hanya berpedoman pada UU Pilkada.
“Jika mengabaikan UU Otsus, akan terjadi praktek hukum yang tidak adil. Undang-Undang Otsus mengatur kekhususan dan paket jalan salib untuk mendamaikan Papua. Agar tidak merdeka dan memisahkan diri dari NKRI. Karena itu, UU ini jauh lebih penting,”.
Eduard mengemukakan, Perdasus Gubernur-Wakil gubernur; Bupati-wakil bupati; Walikota-wakil walikota yang didorong dan dikawal MRP-PB saat ini bukan main-main.
Perjuangan ini jauh hari sudah dilakukan, ditahun 2012, MRP-PB sudah memberi pertimbangan terhadap Perdasus ini. Namun tidak ada tindaklanjut yang jelas dari DPR Papua Barat.
Pada maret 2015, Raperdasus ini kembali diserahkan kepada DPR PB.” MRP-PB bukan tidur, upaya yang dilakukan adalah bukti perjuangan,”imbuhnya.
“Komitmen MRP adalah perdasus ini harus berlaku pada Pilkada tahun 2015. Jika tidak tahapan pilkada di Papua Barat ditunda atau diperpanjang sampai dengan penetapan dan pengesahan Perdasus ini,” tandasnya. |RASYID FATAHUDDIN
EDITOR:TOYIBAN